Tag Archive: Review


Ghost Trick: Phantom Detective


Ghost Trick: Phantom Detective

Pengembang  : Capcom

Penerbit        : Capcom

Genre           : Misteri, Puzzle

Sistem          : Nintendo DS

Pemain          : 1 orang

Ukuran Game : 131 MB

Rating           : Remaja

Tahun           : 2011

Seri Misteri Baru Tahun 2011!

Shu Takumi sang pencipta seri Ace Attorney (Phoenix Wright, Miles Edgeworth) bersama tim pengembang Capcom ingin menciptakan seri misteri yang baru ala Ace Attorney series. Namun apakah kita, para gamer, tidak bosan bermain argumen dan pembuktian berbau hukum di persidangan terus? Berisi inovasi fresh dan baru, tapi tetap kental dengan pengungkapan misteri dan pencarian kebenaran- Mata seorang gamer sejati akan menyala-nyala bila menemukan game seperti itu.

Paduan misteri, humor, dan petualangan mengejar kebenaran khas Shu Takumi yang baru; sebuah game solid campuran visual novel dan petualangan point n’ click yang sempurna: “Ghost Trick: Phantom Detective”!! Setelah meraih gelar “Game DS Terbaik” tahun 2010 di E3, game ini ‘menyebrang sungai’ menuju dataran Amerika yang luas dan langsung menjadi game super fenomenal di awal tahun 2011 ini.

Di awal cerita, Tokoh Utamanya SUDAH TEWAS

Jam 7 malam lewat 2 menit. Di gunung-gunung sampah pinggiran kota seorang wanita berambut merah ditodong pembunuh bayaran dengan sebuah
shotgun. Lelaki berjas merah tersungkur aneh di tengah-tengah mereka… Sissel, sang tokoh utama kita terbangun tanpa ingatan (amnesia)- dalam keadaan tewas! …Nah lho; tahu-tahu tokoh utamanya kok sudah mati. Sendirinya sudah mati, bagaimana bisa menolong!? Begitulah pikir Sissel, sampai ada suara gaib yang mengajarinya soal “Trik Hantu” [Ghost Trick], kekuatan yang dimiliki orang mati tertentu saja. Dengan kekuatan merasuki dan memanipulasi benda-benda mati serta “Memutar Balik Waktu” [Rewind Time] ke 4 menit sebelum kematian korban, Sissel menyelamatkan wanita bernama Lynne tersebut.

Suara gaib memperkenalkan diri sebagai “Ray”, sebuah lampu duduk berwarna merah modis. Ray memperingatkan bahwa malam itu akan terjadi banyak kejadian misterius di kota; kemudian Lynne adalah ‘kunci’ dari sebab-mula semua itu, termasuk tentang ingatan Sissel yang hilang. Dengan mengikuti Lynne, Sissel bertemu berbagai macam orang yang terkait secara langsung maupun tidak langsung dengan kejadian misterius di kota. Adik, binatang kesayangan, teman, polisi, detektif… Banyak yang terlibat sekaligus tewas dalam kasus ini. Setiap kali Sissel menyelamatkan satu dari mereka, kenyataan luar biasa di balik kematiannya perlahan mulai terbuka… Misteri luar biasa yang akan MENGUBAH DUNIA.

Siapakah Sissel? Siapa yang telah membunuhnya dan untuk apa? Apa hubungannya dengan Lynne dan orang-orang di dekatnya? Kenapa kasus 10 tahun dan 5 tahun lalu terus disebut-sebut? Apa maksud istilah “Temsik” yang diucapkan sang hitman? Sebegitu pentingkah kotak musik yang dipegang oleh Lynne?Apakah kekuatan [Ghost Trick] Sissel hanya keajaiban semata yang tak ada hubungannya?? Lalu, apa maksudnya hal yang akan ‘mengubah dunia’ itu??? Sissel akhirnya bertekad untuk melindungi Lynne serta semua orang yang tewas oleh ‘pelaku misterius’- sang dalang di balik semua ini dengan kekuatan “Ghost Trick” miliknya, supaya tidak satu nyawa pun terenggut.

Namun Sissel harus cepat. Dia harus menyelamatkan semua orang, menemukan serta menghentikan sang pelaku, juga mengungkap fakta tentang dirinya sendiri sebelum waktu habis. Kenapa? Saat fajar menjelang; ditandai dengan terbitnya matahari esok harinya, jiwa Sissel akan lenyap dari dunia ini dan berangkat ke dunia sana… Benar; Sissel hanya punya waktu satu malam saja untuk menuntaskan segala hal sebelum semuanya terlambat…!

Trick Time!

Uncomparable. Itulah ungkapan tersingkat sekaligus paling tepat bagi seluruh aspek permainan Ghost Trick. Hantu di cerita ini tidak punya tangan dan kaki atau berbicara, tapi sebagai gantinya bisa menyampaikan pikiran masing-masing secara telepati. Tanpa kaki, bagaimana bisa bergerak? Pemain bisa membuat Sissel berpindah ke Dunia Hantu dengan menyentuh tombol [Ghost] di sudut kiri bawah Touch Screen DS (atau menekan tombol L). Di Dunia Hantu selain waktu terhenti, seluruh pandangan akan berubah seperti Ghost-Ray: membedakan mana benda mati dan makhluk hidup, sekaligus melihat [Core] yang mereka miliki. Di sini Sissel (dalam wujud bola arwah), bisa berpindah dari core satu ke core lain dengan cara men-drag bola roh Sissel dengan jari atau touch pen/stylus. Dari pagar pembatas, gitar, kursi, persendian mesin, tempat tidur, gelas, lampu, layar TV, bahkan garpu, serbet, bola karet, sampai tissue toilet! Sissel bisa merasuki (hampir) benda mati apa saja untuk mencapai tempat tujuan. Bahkan bisa menembus dinding dan lantai ataupun atap! (…Hantu, gitu!) Tapi, jangkauannya terbatas dan harus ada benda yang cukup dekat untuk berpindah. Untuk berpindah ke tempat yang sangat jauh, Sissel bisa merasuki telepon dan ‘membajak’-nya untuk pergi ke tempat nomor yang diketahui.

Tergantung jenis benda itu sendiri, Sissel bisa memanipulasinya dengan menyentuh tombol [Trick] di sudut kanan-bawah touch screen (atau menekan tombol A). Misalnya dengan marasuki pagar, Sissel bisa membuatnya terbuka sendiri ke atas. Dengan merasuki kipas angin, Sissel bisa membuatnya berputar (walau tanpa listrik). Dengan merasuki roda, Sissel bisa membuatnya menggelinding ke depan. Dengan merasuki remote, Sissel bisa menyalakan atau mematikan TV. Dengan merasuki tangga, Sissel bisa merentangkan atau melipatnya, dan masih banyak lagi.

Trick yang bisa dilakukan suatu benda akan ditunjukkan di layar atas DS, serta keadaan dan bentuknya. Akan tetapi tidak semua obyek bisa di-trick, seperti benda yang menempel di dinding atau lantai (karena memang tidak bisa bergerak), perlu bantuan benda lainnya terlebih dulu, terlalu berat, atau sudah rusak. Bukan itu saja; untuk melakukan suatu Trick Sissel juga harus kembali dulu ke dunia nyata (di mana waktu berjalan), sehingga pemain harus mengaktifkan Trick-nya secepat mungkin di timing yang tepat. Seiring permaianan, kekuatan “Ghost Trick” yang bisa gamer coba akan semakin bertambah…

4 Minutes Before Death

Setiap Chapter cerita dibagi berdasarkan jam; yang dimulai dari pukul 7.02 malam, membuat waktu menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Setiap Chapternya, selain menarik informasi dari orang-orang dan benda menggunakan Ghost Trick (memeriksa dokumen, membaca catatan, dll), Sissel seringkali menemui korban tewas dan harus menyelamatkannya. Dengan merasuki core orang mati tersebut, Sissel bisa memundurkan waktu dengan [Rewind Time] ke 4 menit sebelum kematian korban. Di ‘dunia 4 menit’ itu Sissel melihat kejadian terakhir yang menyebabkan korban tewas secara mendetail, lalu berusaha mengubahnya dalam waktu 4menit pula (ditunjukkan lewat jam pasir di layar atas DS).

Seperti di Chapter 1 Lynne tewas karena ditembak, Sissel harus berusaha menghentikan penembak tersebut. Namun ‘perubahan nasib’ tidak dilakukan secara instan. Pertama-tama harus mengalihkan perhatiannya dengan suara gitar dan bel sepeda. Dengan begitu Lynne bisa lari cukup jauh, sehingga nasibnya berubah sedikit dan kesempatan untuk betul-betul menolongnya akan terbuka: menjatuhkan bola besi tepat di atas kepala sang hitman untuk membuatnya K.O. 🙂 Walau waktu habis, ada kesalahan, atau melewatkan kesempatan, pemain bisa bebas mengulang 4 menit tadi dengan tombol [Hourglass] di pojok kanan-atas touch screen. Pemain juga bebas memeriksa ulang setiap profil orang-orang yang ditemui atau nomor telepon yang dimiliki sekaligus menyimpan data permainan (Save Game) dengan tombol [Record] di pojok kiri-atas touch screen (atau tombol START). Tak lupa ada fitur [Chapter Select] yang memudahkan pemain melanjutkan dari mana saja, ataupun berbagi dengan teman tanpa khawatir soal Save Data.

‘Trik’ Terbaik Sepanjang Masa!

Grafis 3D game ini sangat menakjubkan melebihi game-game DS lain. Setiap karakter, background tempat, serta semua benda terwujud nyata dalam bentuk halus. Gerakan setiap karakter, walau dalam grafis 3D, sangat luwes dan SAMA SEKALI TIDAK KAKU. Baik berjalan, berlari, berbiacara, jatuh, bahkan menari (???) ditampilkan super smooth tanpa sedikitpun grid kotak-kotak kasar di model karakter atau animasi pergerakannya dibanding game DS lain yang menggunakan grafis 3 Dimensi (MENANG TELAK dari Kingdom Hearts 358/2 Days!).

Permainannya pun jauh lebih variatif dalam pemikiran otak dibanding seri Ace Attorney. Melalui proses trial & error, pemain diarahkan untuk menganalisa setiap sebab dan akibat dari trick yang mungkin dilakukan. Pemain diwajibkan jeli mengamati setiap kemungkinan yang dimiliki suatu benda; entah dari aspek kegunaannya, beratnya, bentuknya, bahannya, trick yang bisa dilakukan, juga urutan melakukannya. Tidak jarang pemain juga wajib memperhatikan pola gerakan dari setiap orang untuk membimbing mereka ke arah yang diinginkan. Contoh: Saat penjaga lewat, Sissel bisa pindah ke ‘rompi anti peluru’ yang dipakainya, dan bisa menumpang sampai ke ujung koridor, lalu baru pindah ke benda lain dalam kamar dituju (yang jaraknya jauh dari tempat semula). Pemikiran cerdas, fleksibel, dan fokus pemain sungguh-sungguh ditempa lewat puzzle-puzzle cerdik sepanjang 18 Chapter game menakjubkan ini.

Itu belum termasuk tingkah konyol dari para karakternya; yang sudah sangat mengakar di seri game Ace Attorney garapan Shu Takumi. Lynne sang detektif amatir yang tetap riang dan energik walau sudah mati berkali-kali (dan diselamatkan berkali-kali), Nearsighted Jeego si pembunuh bayaran dengan rabun dekat (kenapa tidak beli kacamata juga sampai sekarang?), One Step Ahead Tengo yang selalu mau satu langkah di depan (bahkan berani melangkahi bosnya), Kamila sang gadis cilik yang (terlalu) santai (membaca buku dan minum jus dengan tenangnya walau sedang disandera), Missile si anjing Pomeranian pemberani yang hanya ahli menggonggong (serta membuat tetangga marah), Menteri Hukum (Justice Minister) yang SANGAT rendah diri, Inspektur Cabanela yang selalu menari dengan NORAK setiap saat (bahkan di TKP dan saat interogasi), Penjaga Taman yang melindungi taman dari kehancuran (sekaligus tinggal gratis di sana), Koki ahli memasak ayam dan menyanyi, Satpam pelupa yang jago menari “Panic Dance” (Tarian Panik), anak band rock, maniak kare, dan masih banyak! Karakter mereka yang sangat alami, hidup, dan realistis (sebagian besar…) ditulis dalam dialog menawan oleh Shu Takumi- Alhasil benar-benar menciptakan atmosfer yang seimbang antara misteri dan humor sehingga meninggalkan kesan yang mendalam bagi semua pemainnya.

Tidak perlu takut mencoba- Jangan takut gagal- Lakukan terus dengan berbagai cara tanpa menyerah- Untuk meraih kemenangan! Adalah semangat positif terbaik pemberian cuma-cuma game ini bagi pemainnya untuk memperbaiki semangat juang dalam diri kita. Baik mencari kebenaran, bertanding, belajar, atau aspek hidup apapun dalam hidup semua punya tujuan sama: menang! Hal yang ingin kita capai dengan sekuat tenaga, lewat semangat membara yang takkan sirna oleh batas hidup dan mati- Sebagaimana ditunjukkan Sissel dalam Ghost Trick. Mari kita raih impian dan tujuan kita dalam hidup- Tanpa perlu basa-basi atau muluk-muluk, terus naik ke puncak yang ingin kita capai dengan semangat jiwa yang berkobar-kobar bak kobaran api roh Sissel!

Nilai:

Grafis           : 100   S

Suara           : 90    A+

Permainan     : 100   S

Fitur             : 80    A

Cerita           : 100   S

Keseluruhan : 94 A+

E (0-20)        : Parah

D (21-40)      : Buruk

C (41-60)      : Kurang

B (61-80)      : Lumayan

A (81-99)      : Bagus

S (100)         : Sempurna!

Advertisements

Apollo Justice: Ace Attorney


Apollo Justice-AA Box FrontApollo Justice: Ace Attorney

Pengembang   : Capcom

Penerbit          : Capcom

Genre              : Persidangan

Sistem             : Nintendo DS

Pemain            : 1 orang

Ukuran Game  : 65 MB

Rating              : Remaja

Tahun              : 2007

Seri ke-4, Era Baru Persidangan

Setelah sidang-sidang keras, sulit, serta terasa mustahil dipecahkan 005oleh Phoenix Wright di ketiga game sebelumnya, sekali lagi Capcom menyuguhi kita sebuah game sidang: Apollo Justice!! …Tunggu dulu; Apollo Justice, bukan Phoenix Wright? Siapa Apollo? Ke mana Phoenix Wright? Yap, bahkan setelah baru mendapat game ini, Capcom sudah memberi misteri di depan mata kita; bahkan sebelum kita mulai memainkannya!! Game sidang satu ini memberi sedikit perubahan lebih pada para pemain; dalam hal grafis, suara, serta investigasi. Game ini menyimpan 4 kasus super rumit; logika menembus batas, trik nyaris mustahil, juga sistem persidangan baru yang pasti akan membuat jiwamu terguncang hebat!! Kalau merasa tidak KEBERATAN dengan semua itu, siapkan mentalmu!!!

7 Tahun Berlalu, “Api” Baru Berkobar

Kisah game ini dimulai sekitar 7 tahun setelah akhir game Phoenix Wright 5-1yang ke-3 (Trials and   Tribulations); seorang pengacara pembela baru Apollo Justice yang dibimbing oleh gurunya Kristoph Gavin, mengambil sebuah kasus pembunuhan. Seorang pria yang menang main kartu poker di Klub Borscht Bowl, dipukul dengan botol bir sampai tewas oleh lawannya yang kalah (yang sekarang menjadi tersangka). Ini hanya sebuah kasus kriminal biasa, tapi tidak jika tersangkanya adalah… Phoenix Wright!? Apollo sebagai salah satu orang yang mengaguminya, tidak percaya pada apa yang terjadi. Phoenix Wright (sekarang 33 tahun) 004diketahui telah pensiun dari  jalur hukum 7 tahun yang lalu; sekarang bekerja sebagai pemain piano di Klub Borscht Bowl, walau tidak bisa main sedikitpun. Tugas sebenarnya adalah melayani tamu yang ingin bermain poker, untuk berusaha mengalahkan Phoenix Wright yang tidak pernah kalah main poker selama 7 tahun terakhir (WOW!). Walau  sepertinya tak mungkin Phoenix Wright yang sudah kita kenal baik melakukan kejahatan, dia tampak menyembunyikan sesuatu! Bisakah Apollo membantu Phoenix Wright?

Masalah tak selesai setelah kasus pertama tadi, …tentu saja ya? Ternyata di kasus 7 tahun lalu, Phoenix Wright dianggap memalsukan barang bukti, sehingga lencana pengacaranya dicabut. Benarkah begitu? Sebelum bisa berpikir lebih jauh, Phoenix membuat Apollo menyadari bahwa  dengan sensitivitas yang dimilkinya, Apollo mampu melihat jelas kebiasaan seorang 116saksi dengan menyentuh gelang yang dipakainya! Lebih mengagetkan lagi, Phoenix punya seorang anak perempuan bernama Trucy Wright (15 tahun)!? Sejak kapan Phoenix punya anak??? Kantor Hukum Wright & Co. (Wright & Co. Law Offices) yang kita kenal pun di-‘sulap’ menjadi Agensi Bakat Wright (Wright Talent Agency); dengan 2 anggota Phoenix sang pianis dan Trucy sang pesulap. Karena hasil akhir di kasus pertama, Apollo kehilangan tempat kerjanya di Kantor Hukum Gavin. Meski bingung atas segala hal tadi serta penasaran karena Phoenix tidak mau cerita apa-apa, Apollo terpaksa bekerja di sana. Sebagai bagian di ‘bidang’ pengacara dalam agensi; Apollo ditemani Trucy yang ahli melakukan trik “Pak Topi” serta dinasehati Phoenix yang masih ahli membela, untuk menangani kasus-kasus rumit.

Di kasus-kasus berikutnya, Apollo akan melawan jaksa jenius Klavier Gavin. Klavier adalah adik dari guru Apollo Kristoph Gavin, sekaligus Klavier Gavinvokalis dan pemimpin dari grup band “The Gavinners”! Gayanya sangat cool; setiap kali membalas argumen Apollo, dia tak segan-segan memainkan melodi dari lagu Hit band-nya! Ema Skye (dari Phoenix Wright Ace Attorney pertama; kasus “Rise from the Ashes”) kembali dari luar negeri sebagai ahli investigasi ilmiah (-_-), yang membantu polisi dalam penanganan barang bukti kasus seperti sidik jari, bekas darah, dll. Dia sama terkejutnya dengan Apollo saat mendengar ‘perubahan’ Phoenix, sehingga dia bersedia membantu Apollo. Kasus demi kasus dilalui; Apollo perlahan menyadari bahwa semua kasus yang dia tangani sejak hari dia bekerja bersama Trucy dan Phoenix, bukan satu atau dua buah kebetulan. Pria misterius di Klub Borscht Bowl, hubungan antara Trucy dan kelompok Gramarye, kekuatan merasakan (Perceive) Apollo, sampai pemalsuan barang bukti 7 tahun lalu semuanya berhubungan… Ketika penyelidikan kembali kasus 7 tahun lalu dan kasus-kasus masa sekarang menjadi suatu keharusan, sistem baru pengadilan; Jurist dan MASON System diciptakan. Dengan kedua sistem yang belum jelas bentuk serta fungsinya tersebut,  “Kebenaran” apa yang menanti Apollo Justice di akhir jalan meja hijau baru?

Pengadilan Baru, Sistem Baru

Permainan dasar Apollo Justice sama seperti seri “Ace Attorney” t5sebelumnya; kamu berperan  sebagai Apollo sang pengacara pembela, dengan satu tujuan yaitu membuat klienmu (sebagai terdakwa) didakwa “Tidak Bersalah”. Sebelum hari persidangan, kamu sebagai Apollo harus mengunjungi berbagai tempat seperti TKP, Tempat Penahanan (Detention Center), rumah saksi, serta tempat-tempat yang berhubungan dengan kasus dengan Move. Di tempat-tempat itu kamu bisa menanyai para saksi dengan Talk; berbagai informasi mulai dari alibi orang-orang, waktu kejadian, alat pelaku, sampai hubungan dengan korban bisa ditanyakan. Seringkali saksi yang kamu tanya tidak mau bicara (seperti orang kebanyakan); maka kau harus menunjukkan suatu barang bukti atau benda lain yang ada dengan Present, supaya mereka mau membagi info. Jangan lupa pula memeriksa setiap barang dan perabot yang ada di tempat dengan Examine; percikan darah, amplop mencurigakan, dokumen rahasia, barang palsu, selongsong peluru, bahkan sandal aneh harus diperiksa dengan menyentuhnya di layar sentuh (touch screen). Berbagai barang tersebut bisa menjadi bukti (evidence) yang Apollo perlukan untuk menang di sidang!

013Saat sudah mengumpulkan cukup barang bukti, sidang akan dijalankan. Dalam sidang kamu akan dihadapkan pada saksi kasus yang disiapkan jaksa (lawanmu). Setelah penjelasan kasus oleh jaksa, sang saksi akan bersaksi di muka pengadilan. Tapi apa yang dikatakannya benar? Bila klienmu tidak bersalah, jelas bahwa dia berbohong atau salah lmenafsirkan kejadian! Pengadilan akan melakukan sebuah “Cross Examination”, sebuah pengujian kepada para saksi. Dalam sebuah “Cross-Examination”, Apollo bisa melakukan “Press” ataupun “Present”. Dengan menekan tombol Press (atau berteriak “Hold it!” di mic DS) di suatu kalimat yang diucapkan saksi, kamu bisa bertanya lebih jauh kepada saksi; entah untuk mendapat informasi baru atau memastikan faktanya. Perhatikan setiap perkataan saksi serta barang bukti di Court Record, agar bisa menemukan ‘lubang’ dalam kesaksiannya. Begitu kamu melihat ada yang janggal, ajukan KEBERATAN dengan barang bukti yang tepat pada saksi dengan tombol Present (atau berteriak “Objection!” di mic DS).

029030Contohnya dalam kasus “Turnabout Trump”; untuk membuktikan bahwa Phoenix Wright adalah pelaku kejahatan tersebut, jaksa Winston Payne memanggil saksi Olga Orly. 031032Olga Orly (Oh Really?) adalah pelayan dari Klub Borscht Bowl yang mengaku melihat kejadian pembunuhan. Dia bersaksi bahwa sang korban Shadi Smith mati dicekik Phoenix Wright. Bagaimana mungkin; karena jelas menurut laporan otopsi, korban tewas oleh pukulan benda tumpul! Ajukan keberatan dengan  laporan otopsi tersebut, maka saksi Olga Orly kaget bukan main karena kebohongannya ketahuan!!  Ada juga saat pemain harus menunjukkan titik penting dari suatu foto yang menjadi bahan penyelidikan, memeriksa setiap sudut barang bukti, dll untuk ‘memaksa’ saksi berkata jujur. Tapi Olga maupun setiap saksi lain tidak akan mengakui kebohongan/kesalahannya begitu saja; mereka akan memperbaiki kesaksiannya untuk menutupi rahasia yang mereka sembunyikan. Temukan terus kejanggalan dari kesaksian mereka untuk semakin mendekati kebenaran! Namun apa yang harus dilakukan bila sang saksi menutup mulut rapat-rapat…? Bagaimana bila semua barang bukti yang ada tidak dapat menggoyahkannya? Apa yang harus dilakukan Apollo jika ini terjadi?

Fokus dan Rasakan dengan Perceive System

Phoenix Wright memberi tahu bahwa Apollo memiliki senstivitas yang sangat 057tajam dibandingkan orang lain. Dengan kemampuan tersebut, Apollo bisa melihat setiap detil dengan fokus. Setiap  orang; saat menyembunyikan sesuatu pasti merasa gugup, berkeringat, atau takut; terutama ketika mendengar kalimat mengenai hal yang mereka sembunyikan atau takutkan. Di saat-saat seperti itu, orang tersebut cenderung melakukan suatu kebiasaan. Di sinilah kemampuan Apollo bisa dipergunakan; dengan menyentuh gelang miliknya (sentuh gambar gelang atau tekan X), mata Apollo akan fokus. Saat saksi mengucapkan kesaksiannya, Apollo bisa melihat gerakan lambat dari saksi tersebut. Saat memperhatikan setiap kata-katanya, saat menyebut suatu kata pasti ada kebiasaan yang dilakukan. Ketika menemukannya, arahkan fokus Apollo ke bagian tubuh saksi yang melakukan kebiasaan tersebut. Setlahnya tekan tombol Perceive, maka “Gotcha!” Apollo bisa memakai kebiasaan tersebut sebagai dasar teori, lalu jika dituntaskan dengan menunjukkan barang bukti, saksi tersebut tidak punya pilihan selain mengaku!

Contoh lagi. Saksi Olga Orly di kasus pertama tadi, mempunyai kebiasaan untuk selalu menyentuh  bagian belakang lehernya di bagian-bagian tertentu 066dari kesaksiannya. Di bagian kesaksian di mana dia melakukan kebiasaan itu, sentuh gelang Apollo di atas layar untuk mengaktifkan Perceive System. Mata Apollo akan memfokuskan pandangannya lebih dekat ke arah saksi (seperti di-zoom), sehingga semua detil gerakan tangan, kepala, mulut, mata, bahkan keringat akan terlihat jelas dalam gerakan lambat. Dalam keadaan itu kamu akan mendengar/membaca kata-kata saksi dalam gerakan lambat pula, jadi perhatikan di bagian kalimat mana dan kapan kebiasaan itu dilakukan. Saat sudah menemukannya, tekan tombol Perceive maka “Gotcha!” saksi K.O.! Saksi yang punya ‘kepribadian ganda’, bocah liar yang berlaga ala yakuza, dokter aneh, wartawan gila berita yang selalu memakai istilah jurnalis (end quote), pendiam yang menunjukkan ekspresi dengan gambar, dll. Sistem baru Jurist dan MASON yang akan menjadi puncak dalam penyelesaian kasus-kasu 7 tahun lalu dan sekarang akan sangat membantu pemain dalam menghubungkan setiap fakta dari kasus-kasus yang berbeda. Gunakan sebaik-baiknya untuk menarik fakta dari mulut mereka dan memecahkan setiap kasus!

Nilai:

Grafis                    : 82         A

Suara                     : 81         A

Permainan          : 81         A

Fitur                       : 81         A

Cerita                    : 95         A+

Keseluruhan      : 84         A

E (0-20)                 : Parah

D (21-40)              : Buruk

C (41-60)              : Kurang

B (61-80)              : Lumayan

A (81-99)              : Bagus

S (100)                  : Sempurna!


Phoenix Wright: Ace Attorney ¬Trials and Tribulations¬

Pengembang  : Capcom

Penerbit        : Capcom

Genre               : Persidangan

Sistem             : Nintendo DS

Pemain          : 1 orang

Ukuran Game         : 32 MB

Rating                       : Remaja

Tahun                        : 2007

Sidang Memuncak! Semakin Panas dan Kocak!?

Sekali lagi; setelah bertahan melalui berbagai pertarungan sidang sengit di Tigre 4“Justice For All”, Phoenix Wright kembali melangkahkan kaki di meja hijau sebagai pengacara pembela yang handal dan ahli (?) dalam game ketiganya ini: “Trials and Tribulations”. Phoenix kembali ditemani duo asistennya yang ribut: Maya dan Pearl Fey yang adalah medium roh dari Desa Spiritual Kurain (yang selalu memanggil Phoenix dengan sebutan “Nick”), guru kepercayaannya Mia Fey yang mantan pengacara (juga) sekaligus kakak Maya, juga lawan baru jaksa misterius: Godot. Sepak terjang detektif veteran (dan ceroboh) Gumshoe, sahabat Phoenix sejak SD yang selalu bernasib sial dan bersifat kacau Larry Butz, dan hakim-jenggot panjang yang mudah terpengaruh juga masih bisa kita nikmati; serta berbagai tokoh baru yang terlibat dalam kasus dengan kepribadian yang tak kalah hancurnya, di setiap kasus Mia dan Phoenix. Ya benar; untuk pertama kalinya kamu bisa memainkan Mia dalam penyelesaian kasusnya terdahulu! Dan bersamaan dengan itu, kamu akan menghadapi kasus Phoenix di masa sekarang! Berbagai intrik, humor, dan misteri; semua hal penting yang berhubungan, melewati masa lalu dan sampai ke masa sekarang!!

Masa Lalu dan Sekarang… Rantai Apakah Penghubungnya?

Cerita dimulai dengan Phoenix yang mengenang masa lalu 5 tahun yang lalu (saat dia masih mahasiswa, 21 tahun); tepatnya ketika Phoenix menjadi terdakwa (ternyata sudah pernah jadi terdakwa!) dalam kasus pembunuhan yang melibatkan pacarnya Dahlia Hawthorne (Nick punya pacar!? o_O), dan yang membelanya adalah Mia (waktu masih pemula sebagai pengacara, masih muda…)!! Benar, pemain akan memerankan Mia dalam menangani kasus pertama ini. Sebagai Mia, pemain akan dipandu Mr. Grossberg (masih ingat dia?) dalam mempelajari dasar-dasar sebuah “pertempuran” di sidang. Pemain pemula pun akan bisa mempelajarinya dengan mudah! Yah, Phoenix muda yang masih serampangan di masa kuliahnya itu memang malah menyulitkan Mia sih… Bicaranya tak karuan dan batuk-batuk terus (lagi flu). Baru mulai kasus kedua kamu kembali sebagai Phoenix yang sudah lebih matang (usia 26 tahun) di masa sekarang, untuk menyelidiki kasus-kasus baru di depan mata. Jangan terlalu berharap akan menemukan kasus yang normal dan mudah, karena kamu harus benar-benar memutar otak serta logika untuk mengungkap kenyataan dari 5 kasus super aneh, konyol, dan sangat sulit dipecahkan!!

Seperti yang biasa dilakukan polisi atau tim penyelidik; Phoenix harus berkeliling mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk atau barang bukti sebelum hari sidang dilangsungkan. Memakai  ‘’Examine’’, kamu bisa menunjuk pada suatu benda untuk diperiksa. Hal tr14aneh sekecil macam dapur penuh botol parfum, meja yang digenangi racun, markas pencuri, atau apapun harus dilihat secara teliti untuk menemukan bukti. Sudah tentu, bertanya pada semua orang terutama petugas kepolisian juga orang yang bisa menjadi saksi mata di tempat kejadian dengan ‘’Talk’’ sangat penting untuk mendapat informasi berguna. Sayangnya itu nggak gampang; karena seperti yang sudah diketahui para pemain veteran seri Phoenix Wright, semua saksi mata atau polisi sekalipun susah untuk dimintai keterangan. Berjuta alas an dari yang umum sampai keterlaluan dari para orang aneh itu, mengunci mulut mereka dengan ketat. Kalau begitu, satu-satunya cara adalah menunjukkan barang bukti ataupun profil seseorang yang bisa membuatnya berubah pikiran dengan ‘’Present’’. Ya, seperti di game kedua, kamu bisa memakai profil seseorang sebagai bukti! Tapi apa itu saja cukup untuk menerobos barikade mulut para tokoh aneh bin ajaib di game ini? Kayaknya ada yang kelupaan, deh… Apa ya…? …Kalian ingat?

Oh iya! Sebagian besar saksi yang tetap menyimpan rahasia meski lisa-1ditunjukkan bukti dan profil seperti apapun, perlu penanganan khusus. Dengan Magatama (benda spiritual yang sangat kuat, sering disebut bagian dari naga) dari Maya (Maya itu medium roh asli, lho), Phoenix bisa melihat rantai serta gembok di sekeliling orang yang menyembunyikan rahasia tersebut dan memaksa orang itu untuk mengatakannya. Memakai Magatama (dengan menunjukkannya), pemain harus menunjukkan barang bukti yang mendukung pertanyaan Phoenix untuk ‘membuka’ gembok satu persatu sampai seluruh gembok terbuka dan orang tersebut menyerah, memberitahu rahasia itu. Ini disebut ‘’Psyche-Lock System’’; kurang lebih sama dengan di “Justice For All).  Tapi WASPADALAH; kalau salah, Phoenix akan kehilangan sebagian dari ‘’Health Meter’’, dengan jumlah bervariasi sesuai tingkat kepentingan pertanyaannya. Semua kasus Mia di masa lalu entah bagaiman memiliki suatu hubungan dengan kasus Phoenix di masa sekarang; jadi pastikan hati-hati!

“Tunggu Dulu”? “Keberatan”? Teriak Saja!!

Bagi yang belum tahu tugas pengacara itu seperti apa, kurang lebih seperti tr2yang dilakukan Mia Fey maupun Phoenix Wright selaku pembela di sidang dalam game ini. Mia atau Phoenix harus bisa membuktikan, bahwa klien yang dibela olehnya tidak bersalah. Tentunya jaksa—- kebalikan dari pembela tidak akan membiarkan itu terjadi. Sidang dibuka dengan penjelasan singkat kasus dari sang jaksa, kemudian seorang saksi (yang disiapkan jaksa, itu tugasnya) akan dipanggil untuk bersaksi mengenai  kasus tersebut. Tugas sebenarnya seorang pengacara pembela baru dimulai sekarang; singkatnya bila klien yang kamu bela tidak bersalah, pasti saksi yang membuktikan sebaliknya itu berbohong atau lupa serta salah ingat dalam menjelaskan rangkaian kejadian. Maka dari itu ‘’Cross-Examination’’ diadakan, dengan 2 aksi yang bisa dilakukan: ‘’Press’’ dan ‘’Present’’. Di salah tr3satu kalimat kesaksian sang saksi, tekanlah tombol ‘’Press’’ atau berteriak ‘’Hold it!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk meminta keterangan lebih mendalam atau sekedar memastikan saja. Kamu bisa melihat barang bukti baik yang sudah diberikan pihak berwenang maupun yang telah kamu kumpulkan sendiri di dalam “Court Record” untuk menemukan sebuah ketidakcocokan dengan kenyataan kasus.

Misalnya di kasus pertama Phoenix bersaksi bahwa dia tidak mengenal korban, dan dia hanya melihat gambar ‘Union Jack’ di balik kaosnya. Padahal di foto TKP, korban memakai jaket. Bagaimana Phoenix bisa tahu apa yang ada di tr7tr9tr11balik jaket korban, kalau saat itu mereka hanya kebetulan bertemu!? Saat itulah kamu sebagai Mia memilih foto TKP itu kemudian menekan tombol ‘’Present’’ atau berteriak ‘’Objection!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk menyatakan kejanggalan ini pada hakim. Benar saja, Phoenix  terguncang sampai menangis… karena kebohongannya terbongkar. Semua saksi lain yang dihadapi Mia dan Phoenix pun seperti itu; entah karena daya ingat yang buruk atau dengan alasan apa sengaja berbohong, saksi akan berupaya membuat kebohongan lain dengan memperbaiki kesaksiannya. Dengan terus mengungkap kebohongan tersebut, kamu bisa terus maju. Patut diperhatikan pula bila pemain salah mengajukan barang bukti, hakim akan memberi pinalti yang mengurangi ‘’Health Meter’’yang jika habis akan membuatmu kalah!

Jaksa Misterius, Godot!! …Maniak Kopi??

Cross-E, Phoenix Vs. Godot 2Seperti yang sudah disebut, jaksa adalah kebalikan dari pembela—-bertugas membuktikan bahwa terdakwa bersalah! Singkatnya, lawanmu di pengadilan. Walau Phoenix sudah banyak melawan jaksa tangguh, yang satu ini lain daripada yang lain. Godot;  jaksa misterius bertopeng yang belum pernah kalah (juga belum pernah menang… masih pemula!), bersikeras untuk selalu menjadi lawan Phoenix di pengadilan. Sebagai jaksa, dia sangat aneh. Setiap sidang dia minum 17 cangkir kopi, entah yang mana dari 100+ jenis kopi racikannya sendiri. Setiap menjelaskan fakta atau kontradiksi, dia selalu memakai kata-kata kiasan yang membuat seisi ruang sidang terbengong-bengong akan artinya. Yah, walau sifatnya agak tak karuan seperti itu, kemampuannya yang terkesan seperti pemula biasa ternyata sangat Godot 13mengejutkan. Berulangkali saat Phoenix sudah merasa menang, ternyata Godot membalikkan keadaan semudah memutar cangkir kopi! Selain itu dia memanggil Phoenix Wright dengan “Trite”, “Little lawyer amigo”, dll, seolah punya dendam tertentu. Benar, seolah kenal dari dulu, Godot tidak segan-segan memberi ‘serangan’ telak soal kontradiksi atau melempar secangkir kopi panas ke wajah Phoenix (auch). Kemampuannya dalam menyiapkan saksi mata, barang bukti tak terduga, serta berbagai kesimpulan dan teori yang dikeluarkannya memang hebat. Keahliannya tidak tanggung-tanggung dan panta diakui, terbukti dari kesantaiannya dalam menjalankan setiap strategi. Dia berkata, “Aku telah kembali dari dasar neraka… Untuk mengalahkanmu, Trite.” Meski Phoenix tidak mengenal Godot, sepertinya Godot mengenalnya… bahkan dia sepertinya mengenal Mia! Siapa sebenarnya dia?

Seiring sejalan dengan penyelidikan dan penyelesaian kasus, semua rantai penghubung kasus Mia dan Phoenix menjadi jelas. Apa, siapa, di mana, bagaimana, dan mengapa… Semua pertanyaan terjawab dengan sangat mudah di akhir kasus… Apa ini hanya kebetulan ataukah rencana sempurna dari seorang pelaku yang tidak diketahui? Kali ini, mampukah Phoenix menyelesaikan apa yang telah ditinggalkan oleh Mia? Semua misteri, bukti, dan titik temu dari kenyataan bertahun-tahun silam yang melibatkan Mia, Phoenix, serta Godot… Itu semua tergantung pada pemain seperti dirimu untuk menentukan akhirnya; bersama Phoenix sebagai pengacara handal, melewati berbagai siding dan kesengsaraan seperti apapun demi kebenaran!

Nilai:

Grafis              : 75      B++

Suara              : 85      A+

Permainan     : 90      A+

Fitur                 : 85      A+

Cerita             : 90      A+

Keseluruhan  : 85      A+

E (0-20)                       : Parah

D (21-40)         : Buruk

C (41-60)        : Kurang

B (61-80)         : Lumayan

A (81-99)         : Bagus

S (100)             : Sempurna!


PS2CoverSheet10_06Shin Megami Tensei

P4: Persona 4

Pengembang : Atlus

Penerbit : Atlus

Genre : RPG

Sistem : Playstation 2

Pemain : 1 orang

Memory Card : 225 kb

Rating : Dewasa (17+)

Tahun : 2008

“Topeng” Ke-4… Bagaimana Wujudnya?

Sejak kegemparan dari perubahan revolusioner Persona 3 dan Persona 3 Fes di tahun 2006-2007 lalu, Atlus kembali mengejutkan kita dengan seri Persona 4 di tahun 2008 ini. Konsep Persona sebagai game RPG yang unik; di Art Persona 4 011antaranya selalu dimulai dari konflik remaja SMU, kasus pembunuhan berbau mistis yang melibatkan polisi, sampai ke masalah kehancuran dunia. Semua itu kita hadapi, hanya sebagai siswa-siswi SMU biasa dengan kekuatan “Persona” dalam game ini. Dalam bahasa latin, “Persona” berarti “Topeng”. Sesuai namanya, “Persona” dalam seri Persona adalah sosok ‘diri yang lain’ dalam setiap manusia. Sosok serta penampilan Persona mencerminkan kepribadian diri seseorang yang sebenarnya, baik secara sadar maupun tidak. Kekuatan Persona tersebut dapat digunakan sebagai ‘topeng’ kita dalam menghadapi berbagai masalah, intrik, dan kesulitan sehari-hari. Orang-orang dengan kemampuan untuk memanggil Persona ini disebut “Persona-User”.

Misteri Kasus Pembunuhan Berantai di Kota Pedalaman

945498_20081110_screen017Cerita bermula dari tokoh utama (tidak bernama, di sini dipanggil dengan nama versi manga Jepangnya: Seta Souji) yang baru pindah sekolah dari kota ke daerah pedalaman Inaba karena pekerjaan orang tuanya. Mulai 11 April 2011, Souji akan bersekolah di Inaba dan tinggal bersama paman serta sepupunya, Ryotaro dan Nanako Dojima. Malam hari, Souji bermimpi berhadapan dengan sosok misterius di dalam kabut tebal. Tentu Souji menganggap itu hanya sebuah mimpi dan pergi sekolah. Di sekolah barunya Souji dengan cepat mendapat teman baru: Yosuke Hanamura anak manager dari Toko Junes yang mendominasi bisnis di Inaba, Chie Satonaka penggemar film kungfu, serta Yukiko Amagi anak pemilik penginapan Amagi yang cukup terkenal. Tak ketinggalan guru kejam seperti Mr. Morooka yang dijuluki “Raja Bodoh” (King Moron) oleh seisi sekolah, yang kerap membuat murid menderita. Hari-hari Souji yang menyenangkan di rumah bersama Ryotaro pamannya yang detektif serta Nanako sepupunya yang masih SD, dan di sekolah bersama teman-teman juga guru barunya pun berlanjut… Tapi apa benar begitu? Apakah mimpi itu hanya tinggal mimpi saja…?

945498_20081110_screen074Dari teman-temannya, Souji mengetahui mengenai “Saluran Tengah Malam” (“Midnight Channel”); sebuah saluran TV misterius yang hanya tayang pada hari hujan. Dikatakan bila kamu melihat ke dalam TV yang tidak dinyalakan pada jam 12 malam di hari hujan dan berkabut, kamu akan melihat orang yang menjadi pasangan jiwa (soulmate)-mu… Walau hanya seperti takhayul belaka, banyak orang yang ingin mencobanya. Bahkan Souji, Yosuke, dan Chie ingin mencobanya!! Ternyata Midnight Channel benar ada, tapi apa yang terjadi? Souji, Yosuke, dan Chie melihat orang yang sama ditampilkan secara kabur di dalam TV: seorang perempuan. Belum cukup merasa bingung karena memiliki ‘soulmate’ yang sama, mereka dikejutkan oleh berita ditemukannya mayat seorang wanita dalam kondisi mengenaskan. Wanita itu ternyata adalah wanita yang sama dengan wanita yang mereka lihat di Midnight Channel!

945498_20081110_screen075Karena terlalu tepat sebagai sebuah kebetulan, Souji dkk memeriksa kasus ini seperti detektif. Saat Souji memeriksa sebuah TV besar di Junes, dia dapat masuk ke dalam TV!! Yosuke dan Chie pun ikut ‘tersedot’ jatuh ke tempat aneh yang mirip studio TV, yang dipenuhi oleh kabut tebal seperti saat hari hujan di Inaba. Setelah berkeliling dari tempat-tempat mengerikan di sana, mereka bertemu makhluk mirip beruang bernama Teddie yang merupakan penghuni tempat itu. Menurut Teddie, belakangan ini di ‘dunia TV’ tempat tinggalnya itu ada beberapa orang yang masuk. Teddie juga berkata tempat dalam TV itu tidak aman karena banyak “Shadow”; monster yang merupakan perwujudan pikiran manusia yang ditekan, berkeliaran. Souji dkk mulai menarik kesimpulan bahwa seseorang memasukkan orang lain ke dalam TV untuk membunuhnya, serta fungsi Midnight Channel adalah memberitahu siapa korban berikutnya! Awalnya Souji dkk berniat tidak ikut campur; tapi begitu seorang kakak kelas teman baik Yosuke terbunuh dengan cara yang sama, mereka segera maju menyelidiki. Berbekal beberapa peralatan termasuk kacamata khusus untuk melihat dalam kabut pemberrian Teddie, Souji dan Yosuke masuk ke dalam TV untuk memeriksa (Chie menunggu di luar).

Di dalam sana semua menjadi jelas. Berbagai tempat mengerikan tercipta dari pikiran setiap manusia yang memasuki tempat itu. Orang itu akan menghadapi Shadow dari dirinya sendiri, yang merupakan pikiran terpendam orang itu yang tidak diakui oleh dirinya sendiri. Saat orang tersebut menyangkal dirinya yang lain itu, Shadow diri mereka akan berubah menjadi monster besar dan membunuh orang itu. Begitulah cara kerja pembunuhan yang dilakukan sang pelaku misterius, seperti yang dialami Yosuke, Chie, dan semua teman Souji. Saat Yosuke hampir dibunuh Shadow dirinya sendiri, Souji mendengar suatu suara misterius dalam kepalanya. Mendadak ada sebuah kartu di tangannya, lalu Souji memanggil Persona-nya: Izanagi (Fool) dan menyelamatkan Yosuke. Yosuke akhirnya mau mengakui bahwa semua hal buruk yang dikatakan Shadow dirinya itu adalah benar; hanya saja Yosuke tidak mau mengakuinya. Setelah ‘penerimaan’ tersebut, Shadow Yosuke menjadi jinak dan menjadi Persona milik Yosuke: Jiraiya (Magician). Perlahan Chie, Yukiko, dan lainnya mendapat Persona setelah diselamatkan; lalu bersama Souji membentuk Tim Khusus untuk menyelamatkan para korban lain dan menangkap sang pelaku.

Penyempurnaan Yang Sempurna

945498_20081211_screen004Permainan di Persona 4 adalah penyempurnaan dari Persona 3. Ini tidak berlebihan karena grafis yang lebih halus, potongan film yang lebih jelas, sistem pertarungan yang lebih baik, music yang lebih menyentuh, serta Social Link yang lebih bebas telah membuktikannya. Pemain akan memerankan tokoh utama dalam menjalani kehidupan sekolah sehari-hari sambil memecahkan kasus pembunuhan misterius di Inaba ini, dengan melawan para Shadow di dalam TV. Di keseharian sebagai pelajar SMU , pemain harus menjawab pertanyaan guru, bergaul dengan teman sekelas, ikut kegiatan ekstrakurikuler, sampai kerja sambilan untuk uang jajan tambahan atau memancing demi mendapat ikan. Untuk berinteraksi secara penuh dengan teman-teman sebaya, memancing dengan handal, serta mengerjakan soal 945498_20081211_screen018ujian dengan baik, pemain harus meningkatkan status Pengetahuan, Keberanian, Pengertian, Eksperesi, dan Kerajinan dari Souji. Belajar di rumah maupun perpustakaan untuk menambah Pengetahuan, makan menu super pedas di restoran atau makanan aneh tak jelas di kulkas rumah untuk menambah Keberanian, ikut ekskul olah raga untuk menambah Kerajinan, mengikuti sesi drama untuk menambah Ekspresi, juga membaca buku mengenai kisah mengharukan untuk menambah Pengertian. Bila salah satu status tersebut kurang, pemain tidak bisa berinteraksi lebih jauh. Saat memancing misalnya, Souji akan cepat lelah jika Kerajinan-nya tidak cukup. Juga akan sulit mengerti penjelasan orang lain atau bahasa binatang jika kekurangan Pengetahuan dan Pengertian. Berbicara dengan orang lain takkan lancar tanpa kemampuan Ekspresi yang baik. Untuk menghadapi geng anak nakal maupun memakan masakan tak enak buatan teman dekat pun mustahil tanpa Keberanian yang cukup.

gfs_107557_2_5Sepanjang permainan pemain akan dipandu oleh Igor dan asistennya Margaret, di Velvet Room (yang kali ini berbentuk mobil limosin) dalam segala urusan mengenai Persona. Berbeda dengan yang lain, Souji mampu memiliki lebih dari satu Persona dalam dirinya. Karena itulah Igor membantu Souji untuk menggabungkan 2 atau lebih Persona yang dimiliki unhtuk menghasilkan Persona yang lebih kuat. Setiap Persona yang digabungkan juga akan mendapat tambahan kemampuan sesuai cuaca hari itu; pemain bisa bertanya pada Margaret untuk menanyakan “Fusion Forecast” (Ramalan Fusion) hari ini dan besok. Pengaturan yang cermat akan menghasilkan banyak Persona dengan kemampuan unik! Kekuatan Persona juga dipengaruhi oleh Social Link (Hubungan Sosial) dari Souji terhadap orang lain, tergantung arcana-nya. Persona memilki 22 Arcana yang diambil dari kartu tarot sebagai jenisnya, misalnya Izanagi milik Souji ber-arcana Fool, Jiraiya milik Yosuke adalah Magician, dst. Bila Souji berteman dengan orang tertentu, sebuah S. Link akan aktif. S. Link menandakan hubungan Souji dengan orang tersebut, dan tipenya berupa arcana yang sesuai dengan kepribadian orang itu. Seperti jika hubungan Souji dengan orang dari S. Link Strength semakin akrab, maka kekuatan yang diberikan kepada Persona tipe Strength milik Souji juga akan semakin besar. Sama dengan Arcana, S. Link mengikuti tarot dan ada 21 buah (minus 1). Selain berteman dengan orang-orang tersebut dan menyelesaikan masalah mereka untuk memperdalam hubungan, pemain selaku Souji juga bisa menjadikan salah satu dari mereka yang perempuan sebagai pacar!! 945498_20081211_screen015Tentu pemain harus hati-hati dalam menjawab pertanyaan mereka, agar tidak terjadi keretakan hubungan. Asyiknya lagi, kamu bisa bebas hanya memilki 1 pacar saja tanpa merusak hubunganmu dengan karakter perempuan yang lain. Kamu bisa memilih 1 perempuan saja sebagai pacar, lalu perempuan lainnya hanya sebagai teman. Tidak seperti Persona 3; di mana untuk memajukan hubungan dengan karakter perempuan, pemain harus menjadikannya pacar. Jangan lupa untuk menggunakan setiap kesempatan seperti kegiatan belajar bersama, hari raya, juga festival sekolah untuk memperdalam hubunganmu!

Cuaca Hujan dan Berkabut… Pertanda Kasus?

945498_20081110_screen072Persona 4 memiliki fitur cuaca yang akan mempengaruhi kondisi kota dan juga dungeon dalam TV; misalnya dalam cuaca hujan toko tertentu akan memberi diskon, kegiatan olah raga hanya berlangsung selama hari cerah, dll. Kamu bisa mengetahuinya melalui ramalan cuaca, yang disiarkan di TV. Cuaca terutama hujan akan berperan besar dalam jalan cerita; karena di hari hujan yang terus menerus, kabut akan memasuki kota dan menandakan batas waktu sudah habis! Ya, selain kegiatan sekolah di atas, pemain harus menjelajah ke dalam dunia TV dan menyelamatkan orang yang menjadi korbannya sesuai dengan di Midnight Channel. Bila pemain belum 945498_20081210_screen001menyelamatkan mereka sebelum kabut memasuki kota, maka GAME OVER! Pemain sebagai Souji bersama Yosuke, Chie dkk akan masuk ke dalam sebuah dungeon ciptaan calon korban untuk menolongnya; sambil dipandu oleh navigator Teddie (yang kemampuannya terbatas) pada awalnya atau Rise Kujikawa (yang kemampuannya lebih baik) pada nantinya. Di dalam, pemain akan mengarungi banyak lantai-lantai yang membingungkan; penuh peti harta dan jalan berliku. Di sinilah peran 945498_20081110_screen104navigator sangat membantu dalam memberi tahu lokasi musuh dan peti harta, atau akan adanya bahaya. Tentunya, pemain harus berhadapan dengan banyak Shadow yang menghalangi jalan di setiap lantainya. Pertempuran berlangsung secara bergiliran (turn-based) sesuai kecepatan masing-masing; pemain bisa menyerang secara fisik dengan senjata atau memanggil Persona untuk melakukan suatu jurus. Jurus itu bisa berupa teknik fisik yang kuat (Tempest Slash, Black Spot, Brave Blade, Hassau Tobi, dll), atau sihir elemen api, es, angin, listrik, cahaya, kegelapan, dll (Agi, Bufu, Garu, Zio, Hama, Mudo, dll). Jangan lupa, setiap jurus itu memerlukan sejumlah HP dan SP-mu. Pemain juga bisa memberi instruksi pada karakter lain untuk melakukan tindakan tertentu, menggunakan barang, atau lari. Pemain juga bisa mengganti Persona di tengah pertarungan, agar bisa mengimbangi berbagai lawan kuat (khusus Souji). Navigator juga akan membantu dalam pertempuran; dengan menganalisa musuh untuk kelemahannya, serangannya, jumlah HP dan SP-nya, atau jenis arcana-nya.

945498_20081110_screen123Setiap musuh memiliki kelemahan tersendiri yang bisa dimanfaatkan; karena bila pemain menyerang musuh yang lemah terhadap sihir elemen tertentu seperti yang disebutkan di atas (misalnya api), musuh akan jatuh dan pemain mendapat giliran tambahan! Bila kamu mampu membuat semua musuh jatuh, kamu bisa melancarkan “All-Out Attack”, serangan kuat bersama anggota lain. Tapi ingat bahwa karaktermu juga memiki kelemahan yang bila diserang musuh, juga memberi efek sama. Pemain juga bisa memakai perlengkapan khusus untuk menanggulangi kelemahan, maupun meningkatkan status yang kurang. Yah, kurang lebih sama dengan Persona 3. Yang menjadi pembeda adalah kali ini pemain juga dapat melakukan “Guard” untuk melindungi kelemahan yang dimiliki, walaupun hanya sekali saja. Selain itu pemain bisa mengendalikan karakter selain Souji dengan bebas (tanpa harus diberi instruksi setiap kalinya) dengan memberi Command “Direct Order”, juga karakter lain mampu melindungi Souji dari serang mematikan musuh, melakukan serangan susulan khusus setelah Souji atau anggota yang lain membuat musuh jatuh, membantu karakter lain yang terjatuh, menyembuhkan anggota yang terkena efek status buruk, bahkan bertahan hidup dari serangan musuh sekuat apapun. Semua bantuan tersebut dipengaruhi oleh sedalam apa hubungan persahabatan (juga percintaan untuk pacar) Souji dengan anggota lainnya. Semakin dalam hubungan, tekad setiap anggota akan menguat dan memberi kemampuan baru. Bahkan bila S. Link anggota party tersebut MAX, Persona-nya akan berevolusi menjadi lebih kuat! Bahkan, kelemahan mereka yang sebelumnya juga bisa menghilang! Meskipun fitur “Fusion Spell” dari Persona 3 dihilangkan, segala penambahan lain ini membuat pertarungan menjadi lebih dinamis.

Bisakah Kamu Menemukan “Kebenaran”-nya?

Art Persona 4 003Dari setiap usaha penyelamatan tersebut, pemain tentu harus melakukan penyelidikan untuk mencari petunjuk. Mulai dari berbicara terhadap orang kota baik meminta keterangan dari polisi; semua harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Dengan mengumpulkan semua petunjuk yang benar, pemain akan mendapat tujuan berikutnya atau informasi mengenai kasus ini. Berhati-hatilah, baik dalam penyelidikan maupun kehidupan sehari-hari. Kesalahan fatal dalam pengambilan keputusan bisa mempengaruhi jalan cerita, serta menjauhkanmu dari sang pelaku. Siapa pelaku sebenarnya dari semua kasus mengerikan ini? Bagaimana dia melakukannya? Apa tujuannya? Game ini memiliki banyak Ending; dan yang menuju ke pelaku sebenarnya hanya 1!! Pecahkan misteri rumit ini bersama semua teman-temanmu serta kekuatan Persona masing-masing serta bantuan Hubungan Sosial dengan semua orang untuk menangkap sang pelaku dan menyeret keluar “Kebenaran” tersebut!!

Jangan lupa untuk melihat tips game ini di bagian Advices and Tips, Ver. 2.0″

Nilai:

Grafis : 80 B++

Suara : 85 A+

Permainan : 90 A+

Fitur : 90 A+

Cerita : 85 A+

Keseluruhan : 86 A+

E (0-20) : Parah

D (21-40) : Buruk

C (41-60) : Kurang

B (61-80) : Lumayan

A (81-99) : Bagus

S (100) : Sempurna!


Phoenix Wright: Ace Attorney ¬Justice For All¬

Pengembang : Capcom

Penerbit : Capcom

Genre : Persidangan

Sistem : Nintendo DS

Pemain : 1 orang

Ukuran Game : 32 MB

Rating : Remaja

Tahun : 2006

Serial Persidangan Berlanjut!

PW2-Court1Setelah kesuksesan dalam 5 kasus di game pertamanya, Phoenix Wright kembali beraksi sebagai pengacara handal di persidangan dalam game sekuel ‘’Phoenix Wright: Ace Attorney ¬Justice For All¬’’. Game keluaran Capcom di tahun 2006 ini menyajikan kasus-kasus yang semakin dalam dan rumit dibandingkan sebelumnya; tentu tanpa melupakan humor segar di sela-sela intrik kasus. Game ini mengambil waktu setahun setelah game pertamanya; dari segi cerita maupun tanggal terbit, dengan banyak karakter baru. Karakter lama yang sudah kita kenal baik tentu tidak ketinggalan: Maya Fey, medium roh asisten Phoenix yang suka heboh sendiri, Detektif Gumshoe yang agak bodoh dan berantakan tapi rajin, serta Mia Fey guru Phoenix yang kerap memberi bantuan di saat sulit dalam wujud roh. Semua demi membebaskan klien yang dibela dari tuduhan kejahatan yang salah!

Tantangan Baru Bagi Pembela!? Psyche-Lock System!!

Defense's nightmare xCerita dimulai saat Phoenix sedang ada di ruang tunggu sebelum sidang, bermimpi… Dan saat bangun, ada orang yang memukulnya begitu keras sampai hilang ingatan!! Dalam kondisi amnesia, Phoenix harus perlahan mengembalikan ingatannya dengan mempelajari kembali struktur persidangan dari awal lagi… Klien Phoenix saat itu, Maggey Byrde, seorang polwan yang dijuluki “Wanita tanpa Keberuntungan” (“Lady Luckless”) tentu saja lagi-lagi bernasib apes. Untung saja dia masih percaya dan berusaha membantu Phoenix memulihkan ingatannya. Ya, gaya “Menggertak Maksimal (yang belum dipikirkan kelanjutannya)” ala pengacara kesayangan kita ini! Karenanya pemain pemula tidak perlu khawatir!! Seperti yang sudah-sudah, Phoenix harus berkeliling mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk atau barang bukti. Dengan ‘’Examine’’, berbagai benda dari TV, Komputer, dll bisa diperiksa. Hal aneh sekecil apapun harus dilihat secara teliti untuk menemukan bukti. Tentu, bertanya pada polisi, saksi mata, dan semua orang di tempat kejadian dengan ‘’Talk’’ sangat penting untuk memperoleh informasi. Namun hal itu tidak mudah, karena ada kalanya orang itu menyembunyikan hal yang diketahuinya rapat-rapat. Kalau sudah begitu hendaklah kamu menunjukkan barang bukti ataupun profil seseorang yang bisa membuatnya berubah pikiran dengan ‘’Present’’. Ya, mulai game kedua ini kamu bisa memakai profil seseorang sebagai bukti! Namun itu tetap tidak cukup untuk kasus-kasus Phoenix kali ini!!

Pearl-psyche lock-1Mulai kasus kedua, Phoenix akan mendapatkan ‘’Magatama’’; benda dengan kekuatan spiritual kuat untuk membuat orang mengatakan rahasia mereka. Bila seseorang menyembunyikan sesuatu, Phoenix akan melihat banyak rantai dan gembok di sekitar orang itu. Memakai Magatama, pemain harus menunjukkan barang bukti yang mendukung pertanyaan Phoenix untuk ‘membuka’ gembok satu persatu sampai orang itu bersedia mengatakannya. Ini disebut ‘’Psyche-Lock System’’. Tapi pemain harus waspada; karena bila salah, Phoenix akan kehilangan sebagian dari ‘’Health Meter’’, pengganti ‘’5 kali kesempatan’’ di game pertama dengan jumlah bervariasi tergantung seberapa penting pertanyaannya.

Masih di Meja Hijau… Teriakkan ‘’Keberatan!’’

PW2 Cross ExaminationDalam sidang, Phoenix Wright selaku pembela harus membuktikan bahwa klien yang dibela tidak bersalah. Tentunya jaksa—- kebalikan dari pembela tidak akan membiarkan itu terjadi. Sidang akan dimulai dengan ringkasan kasus dari jaksa, lalu seorang saksi akan dipanggil untuk bersaksi mengenai peristiwa itu. Tugas sebenarnya pembela dimulai dari sini; karena bila klien yang kamu bela sudah jelas tidak bersalah, pasti saksi yang membuktikan sebaliknya itu berbohong atau salah dalam mengingat detil kejadian. Oleh sebab itulah ‘’Cross-Examination’’ diadakan, dengan 2 hal yang bisa dilakukan: ‘’Press’’ dan ‘’Present’’. Di suatu bagian kesaksian, tekanlah tombol ‘’Press’’ atau berteriak ‘’Hold it!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk memastikan apakah pernyataan itu benar ataupun meminta keterangan lebih detil. Kamu bisa melihat barang bukti baik yang sudah diberikan pihak berwenang maupun yang telah kamu kumpulkan sendiri untuk menemukan sebuah kontradiksi atau ketidaksesuaian dengan fakta yang ada.

Ini Miney1PW2 Objection!Truth Go!Sebagai contoh saat saksi mengaku tidak menyetir karena tidak punya SIM; padahal JELAS kamu memilki foto bukti dia sudah memilikinya! Di sinilah kamu harus memilih kartu SIM tersebut kemudian menekan tombol ‘’Present’’ atau berteriak ‘’Objection!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk menyatakan kejanggalan ini pada hakim. Bila benar sang saksi akan terguncang karena kebohongannya terbongkar; lalu dia akan berupaya membuat kebohongan lain dengan merevisi kesaksiannya. Patut diperhatikan pula bila pemain salah mengajukan barang bukti, hakim akan memberi pinalti yang mengurangi ‘’Health Meter’’yang jika habis akan berakibat kekalahan!

Pembalasan Jaksa!? Franziska von Karma!!

933086_79325_back otherIngatlah bahwa jaksa sebagai lawan bisa melakukan hal sama untuk mematahkan pendapatmu, terlebih lagi kali ini hadir jaksa jenius: Franziska von Karma!! Dia adalah putri dari Manfred von Karma, jaksa perfeksionis yang dikalahkan Phoenix dalam ‘’Turnabout Goodbyes’’ di game pertama; yang ingin membalas kekalahan ayahnya!! Dia akan menyiapkan saksi baru, bukti tambahan, atau apa saja untuk menang. Atas berbagai usaha itu, suatu sidang bisa berakhir begitu saja jika kamu tidak bisa menemukan kesalahan apapun pada teori jaksa. Kebanyakan barang bukti yang diajukan jaksa dalam teorinya itu sekilas tidak memiliki kesalahan, tapi Oddity in photobila dilihat baik-baik… Seperti dalam foto bukti pelaku yang melarikan diri dari TKP sesudah aksinya: bila pemain mampu menemukan kesalahan pada foto tersebut dengan memilih area yang dimaksud di layar sentuh, pemain bisa menunjukkannya pada seisi sidang dan menyelamatkan kasus. Dalam foto di samping pelaku menyeret kakinya, yang membuktikan dia bukanlah klienmu yang bertubuh tinggi, tapi orang lain yang bertubuh lebih pendek!! Meski begitu bukan berarti pemain menang begitu saja; sidang bisa saja ditunda sampai hari berikutnya. Itu demi penyelidikan lebih lanjut; mengharuskan pemain menemukan fakta dan bukti baru yang menjadi poin penting dalam kenyataan kasus sebenarnya! Kebanyakan kasus tidak hanya berputar pada satu masalah yang ada sekarang; seringkali berhubungan dengan kasus lain di masa lalu. Semakin pemain menyelidiki suatu kasus, semakin banyak bukti, fakta, dan orang yang terlibat; bahkan semuanya itu berhubungan dengan kasus di masa lalu! Jangan kaget lagi bila kamu bertemu banyak orang aneh dan tidak karuan yang akan bersaksi di pengadilan nanti; baik karakter lama yang kembali ataupun karakter baru yang muncul, memeriksa setiap detil perkataan mereka sambil menanggapi sikap-sikap ‘unik’ mereka adalah harga mutlak! Akhir kata… Terus menyelidiki TKP, mencari barang bukti, mengumpulkan informasi dari orang-orang yang mulutnya tertutup rapat sekalipun dengan Magatama, dan mengalahkan jaksa jenius seperti Franziska sekalipun dalam perdebatan sengit sampai hakim memutuskan bahwa klienmu selaku terdakwa tidak bersalah; adalah tugas mutlak pemain dalam game ini sebagai pembela! Ajukanlah keberatanmu disertai pengajuan bukti; demi keadilan! Keadilan Untuk Semua!

Nilai:

Grafis : 75 B++

Suara : 85 A+

Permainan : 90 A+

Fitur : 90 A+

Cerita : 90 A+

Keseluruhan : 86 A+

E (0-20) : Parah

D (21-40) : Buruk

C (41-60) : Kurang

B (61-80) : Lumayan

A (81-99) : Bagus

S (100) : Sempurna!

Baroque


PS2CoverSheet10_06Baroque

Pengembang : Sting

Penerbit : Atlus

Genre : RPG-Aksi, Misteri

Pemain : 1 orang

Ukuran Data : 301 kb

Sistem : PS2

Tahun : 2008

Rating : Dewasa

(Juga untuk Nintendo Wii)

[The Blaze]

Dulu… Dunia telah hancur oleh bencana ledakan besar. Ledakan itu membakar habis segalanya… Karena warnanya yang merah pekat seperti bara api, orang-orang menyebut bencana itu “The Blaze”.Sekarang, orang-orang yang masih tersisa terpaksa tinggal di dataran tandus dengan mempercayai setitik cahaya harapan yang samar… dan meneruskan hidup.

Tebuslah Dosa-dosamu

gfs_98332_2_2Seolah habis bermimpi, tokoh utama (disebut Yourself) mendapati dirinya di tengah kota yang tersisa. Berdiri tanpa pakaian yang layak serta tujuan yang jelas, Yourself berkeliling kota dan menemui orang-orang. Gadis bertanduk yang duduk diam, orang dalam karung yang digantung, makhluk aneh pemakan bibit, anak kecil dengan tas besar di kepalanya, juga pembuat gua bawah tanah bermulut kasar. Mereka semua sama sekali tidak terlihat normal dan dalam kondisi sangat memprihatinkan; terutama dari segi mental. Wajah mereka dipenuhi keputusa-asaan dan pasrah pada takdir. Yourself pun begitu: tanpa alasan yang jelas, dia merasa ingatannya berserakan di dunia ini dan hatinya penuh dengan rasa bersalah. Penjaga pintu sebuah rumah misterius yang sepertinya menyimpan rahasia menghempaskan Yourself begitu saja. Satu-satunya tujuan adalah menara hitam yang diselimuti kabut merah… Neuro Tower.

937839_20080401_screen007Di depan menara, Yourself bertemu seorang lelaki bersayap yang mengatakan bahwa dia prihatin pada kondisi Yourself yang tidak tahu apapun; termasuk dosa yang telah diperbuatnya. Yourself hanya membisu; tidak mengerti, lalu lelaki bernama Archangel itu memberikan sebuah senapan suci; Angelic Rifle. Archangel pun memerintahkan Yourself untuk pergi ke dasar dari Neuro Tower dengan membawa senapan itu, dan memakainya untuk menebus dosa. Yourself tak punya pilihan selain melakukan sesuai perintah; untuk mengetahui siapa dirinya sebenarnya, …serta dosa apa yang telah dilakukannya.

Neuro Tower, Meta-beings… Penyucian… Tanpa Ampun

937839_20080401_screen008Walau berbasis Aksi-RPG, permainan dalam Baroque sangatlah berbeda. Kamu memulai permainan sebagai Yourself dengan Level 1 yang ada di tengah kota. Status kamu adalah HP, VT, ATK dan DEF. Status yang mungkin baru kamu tahu adalah VT. VT (Vitality Point) adalah staminamu dalam game; Setiap waktu berlalu, VT akan berkurang perlahan. Tapi, selama masih ada VT, HP kamu akan pulih perlahan-lahan. Sebaliknya, bila VT-mu 0… HP akan turun! Kamu bisa berkeliling kota untuk bertanya pada orang-orang, tapi sebelum VT habis, dekatilah Neuro Tower untuk bertemu Archangel. Dia akan memberimu Angelic Rifle, dan kamu bisa memasuki Neuro Tower. Di dalam, petualanganmu dimulai; kamu harus menuruni menara sampai ke lantai paling dalam untuk menemukan kebenaran. Meta-being, monster-monster aneh yang berkeliaran akan menyerangmu hampir di setiap lantai.

Sebagai Yourself, kamu memiki kemampuan untuk menyucikan musuh yang dikalahkan, tapi bagaimana cara melawan? Angelic Rifle, walaupun kuat, hanya punya 5 peluru dan tidak bisa diisi ulang. Satu-satunya jalan adalah mengumpulkan senjata, pakaian pelindung, makanan, sampai parasit untuk mencapai dasar menara hidup-hidup. Setiap kali kamu mengalahkan musuh, akan mendapat EXP yang bisa membuatmu naik Level, serta menaikkan jumlah HP dan VT. Namun tidak seperti game RPG lain, ATK dan DEF kamu takkan meningkat seiring Level! Di antara parasit yang kamu kumpulkan, 937839_20080321_screen005memang ada yang bisa meningkatkan ATK dan DEF, tapi sangatlah langka, juga hanya +1! Senjata menjadi satu-satunya jalan bagimu untuk menyerang musuh dengan baik, serta pakaian pelindung/Armor satu-satunya pertahananmu terhadap serangan mereka. Karena sangat bergantung pada perlengkapan yang ada, permainan Baroque sangat menantang; apalagi dalam tingkat kesulitan HARD. Bukan hanya musuh yang patut diperhatikan; demikian pula jebakan-jebakan yang bisa menewaskan Yourself dalam sekejap! Kalau terdesak, kamu juga bisa melempar benda keras apa saja baik itu senjata, baju, tulang, batu atau apapun juga untuk menyerang. Kamu juga bisa memasang perangkap bila menemukan Disk yang sesuai. Tapi hati-hati, karena bisa mengenai diri sendiri!

Kematian Bukanlah Akhir

Ya, benar. Walau mati berapa kali pun, tidak ada GAME OVER. Setiap kali 937839_20080401_screen005mati, kamu akan ada kembali di tengah kita, tapi bukan mengulang dari awal. Archangel hanya akan protes pada kecerobohanmu dan menyuruhmu mencoba lagi. Setiap kali mati pun, jalan cerita semakin maju dan berkembang. Tapi, setiap kali ini terjadi, kamu akan kehilangan semua perlengkapan yang kamu dapat dan Levelmu menjadi 1 lagi! Bukan hanya mati; setiap kali kamu menyelesaikan Neuro Tower, ini pasti terjadi. Hah? Benar, menyelesaikan Neuro Tower sampai ke dasar bukan berarti kamu sudah membuka semua kebenaran dan menyelesaikan permainan. Di setiap kali menyelsaikan tersebut, ada rahasia-rahasia yang harus kamu ungkap sebanyak mungkin di setiap kesempatan; dari orang-orang di kota dan Neuro Tower. Tepat, dalam Neuro Tower pun banyak orang berkeliaran. Sebagian besar menyalahkan Yourself atas apa yang terjadi, takut, tidak peduli, juga sakit hati. Tambah lagi, Yourself melihat sesosok hantu menyerupai dirinya sendiri yang mengaku sebagai kakak… yang telah dibunuh Yourself! Setiap perkataan misterius mereka memiliki kunci dari memecahkan kejadian yang sesungguhnya. Entah dengan memberi suatu barang atau menyucikan mereka dan menyelesaikan Neuro Tower berkali-kalilah kamu bisa mengetahuinya… Karena perlengkapan dan Level akan selalu direset, tambah lagi kamu hanya bisa membawa 20 barang, kamu harus menyimpan barang-barang penting sebelum menyelesaikan Neuro Tower. Caranya adalah memasukkan barang-barang ke dalam Consciousness Orb; bola merah yang akan mentransfer barang ke luar menara. Saat kamu ada di luar lagi, kamu bisa meminta barang-barangmu pada si anak dengan tas di kepalanya (Item Collector). Memang kamu harus memukulnya dulu agar dia mau memberikannya, tapi dengan cara ini sajalah keselamatanmu dalam petualangan berikutnya akan terjamin. …Juga membuatmu bisa meneruskan pencarian petunjuk semua teka-teki ini…

Baroque… Idea Sepirah… Order of Malkuth… Pure Water, Pain, The Absolute God

Benda-benda kunci terpenting dalam game ini adalah Idea Sepirah, semacam bola ingatan dan inti dari makhluk hidup. Semuanya, baik musuh Meta-being, orang-orang, bahkan Yourself pun memilikinya. Idea Sepirah atau Baroque ini bisa dibaca dengan oleh Baroquemonger yang tinggal di sudut kota. Kebanyakan isinya adalah masa lalu yang pedih dengan kejadian menyedihkan yang sulit diungkapkan. Perasaan marah, kebencian, bingung, sedih, semua ada. Beberapa karakter meminta Baroque yang tepat untuk membuka jalan cerita sampai taraf akhir. Kejelian serta kegigihanmu menemukan semuanyalah faktor utama dari memecahkan misteri dalam Baroque. Terutama mengenai 2 orang gadis yang meminta Pure Water (air murni), Pain (rasa sakit), dan sang pencipta: The Absolute God, yang dilindungi Order of Malkuth. Mereka merasa kesakitan, sedih, serta menggila; meminta pertolongan pada Yourself…

Secara menyeluruh, game Baroque sangat mengutamakan unsur Survival 937839_20080321_screen006(bertahan hidup) sambil memecahkan misteri. Walau sekilas kedengaran seperti Resident Evil atau Silent Hill, game ini sama sekali tidak menyeramkan. Hanya misteri di dalam ceritanya begitu rumit dan sulit dipahami. Namun itu jugalah daya tarik utama game ini. Setiap adegan, item, serta Baroque yang telah kamu kumpulkan bisa dilihat kembali dalam menu Database. Karakter berikut penjelasannya juga bisa kamu lihat di sini. Akan lebih mudah dimngerti apabila kamu memeriksa setiap sudut Database ini sampai kumpulan suara karakter (kata-kata misterius mereka) yang bisa kamu dengarkan untuk menganlisanya lebih jauh. Gamer (pemain) anak-anak mungkin akan cepat bosan memainkannya, tapi gamer dewasa yang sudah berpikiran maju pasti akan terpaku puluhan jam untuk mengungkap kebenaran di balik kisah ini. Permainannya yang sukar, penuh keterbatasan, dan tidak kenal ampun sangat menantang untuk dimainkan sampai akhir. Siapakah di antara kamu, para pemain yang bisa melihat kebenaran?

Nilai

Grafis 85=A+

Suara 75=B+

Cerita 95=A+

Permainan 80=A

Fitur 80=B+

Keseluruhan 83=A

E (0-20) = Parah

D (21-40) = Buruk

C (41-60) = Kurang

B (61-80) = Bagus

A (81-99) = Hebat

S (100) =SEMPURNA

HK Cafe


HK CAFE

H.K. Cafe???

Pengembang : maggie market

Penerbit : Macromedia.inc

Genre : Restoran

Pemain : 1 orang

Ukuran Data : 1,53 Mb

Sistem : Flash

Tahun : 2004

Versi : 7.0.19.0

Rating : Semua Umur

Sempurna dalam kesederhanaan

Serba canggih bukan berarti bagus, sederhana bukan berarti jelek. Ungkapan ini sangat tepat bagi game Flash H.K. Cafe yang bisa anda temukan di www.maggiemarket.com. Dalam game ini anda berperan sebagai pelayan sekaligus juru masak yang bertugas melayani pembeli. Ya benar; game ini tipikal game-game klik dan drag seperti Diner Dash dan Pizza Frenzy yang bertema “Masak dan Antar”, hanya saja lebih praktis karena dalam format Flash. Cara bermain sangat sederhana, tapi lebih rumit dari Diner Dash dan Pizza Frenzy yang hanya mengantarkan makanan; karena kamu harus memasak semua pesanan sendiri!

Mag Bisa Masak, Jadi Kamu Juga Bisa!

Permainan dimulai dengan adanya 5 orang pengunjung dalam kafe: Pekerja Kantoran, Ibu-ibu dengan baju, Wanita dengan majalah, Wanita dengan handphone, dan Anak Kecil. Mereka akan mulai memesan makanan atau minuman setelah beberapa detik, dalam bentuk gambar. Ada 3 jenis makanan: Piring kecil untuk Roti, Piring besar untuk Sosis atau Telur mata sapi (yang dimakan langsung), serta Mangkok untuk Mie. Alat-alatnya adalah Pemanggang Roti untuk Roti, Panci Kecil untuk Sosis dan Telur, lalu Panci Besar untuk Mie. Mulailah memasak dengan mengklik bahan yang bersangkutan. Pertama Roti, klik tumpukan roti di sebelah kiri layar, maka roti akan mulai dipanggang, saat roti mulai berwarna coklat (matang), segera klik tobol di panggangan untuk mengeluarkan roti, lalu klik pada botol selai untuk menaruh selai yang diminta. Untuk Sosis dan Telur, klik pada banyak telur atau sosis, maka akan itu mulai digoreng di panci kecil, dan tinggal klik tobol OFF saat matang sperti roti tadi. Mie juga sama, klik bungkusan mie sampai mie di panci besar matang, lalu tekan tombol OFF. Minuman lebih mudah dibuat, karena tinggal klik pada Kopi atau teh, maka langsung tertuang di gelas tanpa harus menunggu. Drag makanan yang sudah jadi ke pring masing-masing; tata sesuai dengan gambar yang diminta pelanggan, lalu drag ke arah mereka untuk memberikannya. Khusus minuman, tidak perlu ditata dan bisa langsung diberikan.

Setiap menu memiliki nilai yang berbeda-beda; mulai dari minuman terendah, dan sosis+telur tertinggi. Bila kamu terlalu lama, pelanggan akan marah dan mengurangi poin! Salah mengantar pesanan juga akan membuat mereka marah dan mengganti pesanan. Hal-hal lain yang bisa mengurangi nilai dan perlu diperhatikan adalah waktu memasak makanan. Bila memasak terlalu lama (baik itu roti, sosis, telur, atau mie), dan alatnya tidak segera dimatikan, makanan akan gosong dan harus dibuang di tempat sampah. Setiap pembuangan itu akan mengakibatkan rugi poin yang besar! Harap para ‘koki’ berhati-hati! Hehehe.

Adu Skor Yang Panas!

Game ini memang sangat sederhana; karena selain masak dan mengantar ala restoran, tak banyak lagi yang ditawarkan. Namun grafisnya yang lucu dan karakter-karakter pelanggan yang menggemaskan bisa membuat kamu terpaku berjam-jam! Di samping itu mencoba menggapai skor setinggi mungkin adalah tantangan dan kesenangan tersendiri. Kamu juga bisa mengirimkan setiap skor yang kamu raih dalam game ini via internet, lho! Apakah skormu bisa menjadi yang tertinggi dari ratusan pemain lain? Berhubung setiap pengunjung akan memesan menu secara acak (tidak terpaku pada tipe karakternya), kamu hanya bisa bergantung pada keahlian memainkan mouse dan pengalaman saja. Jadi, mulailah memasak, mengantar, dan mengadu nilai! Jangan sampai gosong, ya! Hehe.

Nilai

Grafis 80=B

Suara 80=B

Permainan 80=B

Fitur 60=C

Keseluruhan 75=B

E (0-20) = Parah

D (21-40) = Buruk

C (41-60) = Kurang

B (61-80) = Bagus

A (81-99) = Hebat

S (100) =SEMPURNA