Phoenix Wright: Ace Attorney ¬Trials and Tribulations¬

Pengembang  : Capcom

Penerbit        : Capcom

Genre               : Persidangan

Sistem             : Nintendo DS

Pemain          : 1 orang

Ukuran Game         : 32 MB

Rating                       : Remaja

Tahun                        : 2007

Sidang Memuncak! Semakin Panas dan Kocak!?

Sekali lagi; setelah bertahan melalui berbagai pertarungan sidang sengit di Tigre 4“Justice For All”, Phoenix Wright kembali melangkahkan kaki di meja hijau sebagai pengacara pembela yang handal dan ahli (?) dalam game ketiganya ini: “Trials and Tribulations”. Phoenix kembali ditemani duo asistennya yang ribut: Maya dan Pearl Fey yang adalah medium roh dari Desa Spiritual Kurain (yang selalu memanggil Phoenix dengan sebutan “Nick”), guru kepercayaannya Mia Fey yang mantan pengacara (juga) sekaligus kakak Maya, juga lawan baru jaksa misterius: Godot. Sepak terjang detektif veteran (dan ceroboh) Gumshoe, sahabat Phoenix sejak SD yang selalu bernasib sial dan bersifat kacau Larry Butz, dan hakim-jenggot panjang yang mudah terpengaruh juga masih bisa kita nikmati; serta berbagai tokoh baru yang terlibat dalam kasus dengan kepribadian yang tak kalah hancurnya, di setiap kasus Mia dan Phoenix. Ya benar; untuk pertama kalinya kamu bisa memainkan Mia dalam penyelesaian kasusnya terdahulu! Dan bersamaan dengan itu, kamu akan menghadapi kasus Phoenix di masa sekarang! Berbagai intrik, humor, dan misteri; semua hal penting yang berhubungan, melewati masa lalu dan sampai ke masa sekarang!!

Masa Lalu dan Sekarang… Rantai Apakah Penghubungnya?

Cerita dimulai dengan Phoenix yang mengenang masa lalu 5 tahun yang lalu (saat dia masih mahasiswa, 21 tahun); tepatnya ketika Phoenix menjadi terdakwa (ternyata sudah pernah jadi terdakwa!) dalam kasus pembunuhan yang melibatkan pacarnya Dahlia Hawthorne (Nick punya pacar!? o_O), dan yang membelanya adalah Mia (waktu masih pemula sebagai pengacara, masih muda…)!! Benar, pemain akan memerankan Mia dalam menangani kasus pertama ini. Sebagai Mia, pemain akan dipandu Mr. Grossberg (masih ingat dia?) dalam mempelajari dasar-dasar sebuah “pertempuran” di sidang. Pemain pemula pun akan bisa mempelajarinya dengan mudah! Yah, Phoenix muda yang masih serampangan di masa kuliahnya itu memang malah menyulitkan Mia sih… Bicaranya tak karuan dan batuk-batuk terus (lagi flu). Baru mulai kasus kedua kamu kembali sebagai Phoenix yang sudah lebih matang (usia 26 tahun) di masa sekarang, untuk menyelidiki kasus-kasus baru di depan mata. Jangan terlalu berharap akan menemukan kasus yang normal dan mudah, karena kamu harus benar-benar memutar otak serta logika untuk mengungkap kenyataan dari 5 kasus super aneh, konyol, dan sangat sulit dipecahkan!!

Seperti yang biasa dilakukan polisi atau tim penyelidik; Phoenix harus berkeliling mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk atau barang bukti sebelum hari sidang dilangsungkan. Memakai  ‘’Examine’’, kamu bisa menunjuk pada suatu benda untuk diperiksa. Hal tr14aneh sekecil macam dapur penuh botol parfum, meja yang digenangi racun, markas pencuri, atau apapun harus dilihat secara teliti untuk menemukan bukti. Sudah tentu, bertanya pada semua orang terutama petugas kepolisian juga orang yang bisa menjadi saksi mata di tempat kejadian dengan ‘’Talk’’ sangat penting untuk mendapat informasi berguna. Sayangnya itu nggak gampang; karena seperti yang sudah diketahui para pemain veteran seri Phoenix Wright, semua saksi mata atau polisi sekalipun susah untuk dimintai keterangan. Berjuta alas an dari yang umum sampai keterlaluan dari para orang aneh itu, mengunci mulut mereka dengan ketat. Kalau begitu, satu-satunya cara adalah menunjukkan barang bukti ataupun profil seseorang yang bisa membuatnya berubah pikiran dengan ‘’Present’’. Ya, seperti di game kedua, kamu bisa memakai profil seseorang sebagai bukti! Tapi apa itu saja cukup untuk menerobos barikade mulut para tokoh aneh bin ajaib di game ini? Kayaknya ada yang kelupaan, deh… Apa ya…? …Kalian ingat?

Oh iya! Sebagian besar saksi yang tetap menyimpan rahasia meski lisa-1ditunjukkan bukti dan profil seperti apapun, perlu penanganan khusus. Dengan Magatama (benda spiritual yang sangat kuat, sering disebut bagian dari naga) dari Maya (Maya itu medium roh asli, lho), Phoenix bisa melihat rantai serta gembok di sekeliling orang yang menyembunyikan rahasia tersebut dan memaksa orang itu untuk mengatakannya. Memakai Magatama (dengan menunjukkannya), pemain harus menunjukkan barang bukti yang mendukung pertanyaan Phoenix untuk ‘membuka’ gembok satu persatu sampai seluruh gembok terbuka dan orang tersebut menyerah, memberitahu rahasia itu. Ini disebut ‘’Psyche-Lock System’’; kurang lebih sama dengan di “Justice For All).  Tapi WASPADALAH; kalau salah, Phoenix akan kehilangan sebagian dari ‘’Health Meter’’, dengan jumlah bervariasi sesuai tingkat kepentingan pertanyaannya. Semua kasus Mia di masa lalu entah bagaiman memiliki suatu hubungan dengan kasus Phoenix di masa sekarang; jadi pastikan hati-hati!

“Tunggu Dulu”? “Keberatan”? Teriak Saja!!

Bagi yang belum tahu tugas pengacara itu seperti apa, kurang lebih seperti tr2yang dilakukan Mia Fey maupun Phoenix Wright selaku pembela di sidang dalam game ini. Mia atau Phoenix harus bisa membuktikan, bahwa klien yang dibela olehnya tidak bersalah. Tentunya jaksa—- kebalikan dari pembela tidak akan membiarkan itu terjadi. Sidang dibuka dengan penjelasan singkat kasus dari sang jaksa, kemudian seorang saksi (yang disiapkan jaksa, itu tugasnya) akan dipanggil untuk bersaksi mengenai  kasus tersebut. Tugas sebenarnya seorang pengacara pembela baru dimulai sekarang; singkatnya bila klien yang kamu bela tidak bersalah, pasti saksi yang membuktikan sebaliknya itu berbohong atau lupa serta salah ingat dalam menjelaskan rangkaian kejadian. Maka dari itu ‘’Cross-Examination’’ diadakan, dengan 2 aksi yang bisa dilakukan: ‘’Press’’ dan ‘’Present’’. Di salah tr3satu kalimat kesaksian sang saksi, tekanlah tombol ‘’Press’’ atau berteriak ‘’Hold it!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk meminta keterangan lebih mendalam atau sekedar memastikan saja. Kamu bisa melihat barang bukti baik yang sudah diberikan pihak berwenang maupun yang telah kamu kumpulkan sendiri di dalam “Court Record” untuk menemukan sebuah ketidakcocokan dengan kenyataan kasus.

Misalnya di kasus pertama Phoenix bersaksi bahwa dia tidak mengenal korban, dan dia hanya melihat gambar ‘Union Jack’ di balik kaosnya. Padahal di foto TKP, korban memakai jaket. Bagaimana Phoenix bisa tahu apa yang ada di tr7tr9tr11balik jaket korban, kalau saat itu mereka hanya kebetulan bertemu!? Saat itulah kamu sebagai Mia memilih foto TKP itu kemudian menekan tombol ‘’Present’’ atau berteriak ‘’Objection!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk menyatakan kejanggalan ini pada hakim. Benar saja, Phoenix  terguncang sampai menangis… karena kebohongannya terbongkar. Semua saksi lain yang dihadapi Mia dan Phoenix pun seperti itu; entah karena daya ingat yang buruk atau dengan alasan apa sengaja berbohong, saksi akan berupaya membuat kebohongan lain dengan memperbaiki kesaksiannya. Dengan terus mengungkap kebohongan tersebut, kamu bisa terus maju. Patut diperhatikan pula bila pemain salah mengajukan barang bukti, hakim akan memberi pinalti yang mengurangi ‘’Health Meter’’yang jika habis akan membuatmu kalah!

Jaksa Misterius, Godot!! …Maniak Kopi??

Cross-E, Phoenix Vs. Godot 2Seperti yang sudah disebut, jaksa adalah kebalikan dari pembela—-bertugas membuktikan bahwa terdakwa bersalah! Singkatnya, lawanmu di pengadilan. Walau Phoenix sudah banyak melawan jaksa tangguh, yang satu ini lain daripada yang lain. Godot;  jaksa misterius bertopeng yang belum pernah kalah (juga belum pernah menang… masih pemula!), bersikeras untuk selalu menjadi lawan Phoenix di pengadilan. Sebagai jaksa, dia sangat aneh. Setiap sidang dia minum 17 cangkir kopi, entah yang mana dari 100+ jenis kopi racikannya sendiri. Setiap menjelaskan fakta atau kontradiksi, dia selalu memakai kata-kata kiasan yang membuat seisi ruang sidang terbengong-bengong akan artinya. Yah, walau sifatnya agak tak karuan seperti itu, kemampuannya yang terkesan seperti pemula biasa ternyata sangat Godot 13mengejutkan. Berulangkali saat Phoenix sudah merasa menang, ternyata Godot membalikkan keadaan semudah memutar cangkir kopi! Selain itu dia memanggil Phoenix Wright dengan “Trite”, “Little lawyer amigo”, dll, seolah punya dendam tertentu. Benar, seolah kenal dari dulu, Godot tidak segan-segan memberi ‘serangan’ telak soal kontradiksi atau melempar secangkir kopi panas ke wajah Phoenix (auch). Kemampuannya dalam menyiapkan saksi mata, barang bukti tak terduga, serta berbagai kesimpulan dan teori yang dikeluarkannya memang hebat. Keahliannya tidak tanggung-tanggung dan panta diakui, terbukti dari kesantaiannya dalam menjalankan setiap strategi. Dia berkata, “Aku telah kembali dari dasar neraka… Untuk mengalahkanmu, Trite.” Meski Phoenix tidak mengenal Godot, sepertinya Godot mengenalnya… bahkan dia sepertinya mengenal Mia! Siapa sebenarnya dia?

Seiring sejalan dengan penyelidikan dan penyelesaian kasus, semua rantai penghubung kasus Mia dan Phoenix menjadi jelas. Apa, siapa, di mana, bagaimana, dan mengapa… Semua pertanyaan terjawab dengan sangat mudah di akhir kasus… Apa ini hanya kebetulan ataukah rencana sempurna dari seorang pelaku yang tidak diketahui? Kali ini, mampukah Phoenix menyelesaikan apa yang telah ditinggalkan oleh Mia? Semua misteri, bukti, dan titik temu dari kenyataan bertahun-tahun silam yang melibatkan Mia, Phoenix, serta Godot… Itu semua tergantung pada pemain seperti dirimu untuk menentukan akhirnya; bersama Phoenix sebagai pengacara handal, melewati berbagai siding dan kesengsaraan seperti apapun demi kebenaran!

Nilai:

Grafis              : 75      B++

Suara              : 85      A+

Permainan     : 90      A+

Fitur                 : 85      A+

Cerita             : 90      A+

Keseluruhan  : 85      A+

E (0-20)                       : Parah

D (21-40)         : Buruk

C (41-60)        : Kurang

B (61-80)         : Lumayan

A (81-99)         : Bagus

S (100)             : Sempurna!