Tag Archive: Komedi


MEGAMIND (3D)


Megamind (3D)

Penulis          : Alan J. Schoolcraft, Brent Simons

Studio           : Dreamworks Animation

Produksi        : Paramount Pictures

Genre           : Super Hero, Komedi

Tipe              : CG (Computer Graphics)

Format                   : DVD

Rating           : Semua Umur

Tahun           : 2010

 

Alkisah, di penghujung alam semesta, ada dua planet yang terhisap oleh lubang hitam (Black Hole). Dalam umur 8 hari, Megamind (Will Ferrel) sang bayi alien berkepala besar dikirim oleh orang tuanya dengan kapsul angkasa ke Bumi bersama Minion (David Cross) pengikut setianya untuk menyelamatkan diri. Dalam perjalanan, ternyata ada kapsul lain (dari planet satunya), yaitu Metro Man (Brad Pitt). Setelah saling bertubrukan sepanjang jalan, akhirnya Megamind sampai di Bumi, tepat di rumah megah keluarga kaya yang hangat- …Sampai Metro Man menghempaskannya ke penjara kota yang usang dan kotor.

 

Metro Man tumbuh dengan kekuatan ala Superman: tenaga kuat, badan sekeras baja, bisa terbang, sinar laser dari mata, dll. Sementara Megamind dibesarkan kriminal menjadi penjahat dengan memakai otak BESAR-nya yang jenius. Tidak senang, pihak berwajib mengirim Megamind ke “Sekolah Anak Berbakat Khusus” untuk meluruskannya- tapi Metro Man juga berada di sekolah itu. Sementara Metro Man dikagumi oleh seisi sekolah atas semua kekuatannya yang luar biasa, Megamind dikucilkan dan selalu menyendiri. Setiap usaha Megamind berakhir dengan kekacauan, sedangkan Metro Man selalu berhasil. Lalu Megamind sadar: mungkin dia memang cocok untuk membuat kekacauan. Mungkin dia memang ditakdirkan untuk menjadi penjahat! Berbekal tekad tersebut, Megamind meledakkan sekolah dengan cat biru, lalu memulai karir sebagai penjahat. Bukan penjahat biasa- Penjahat Super (Super Villain)! Tahun-tahun berlalu; Metro Man tumbuh dewasa menjadi pahlawan super yang melindungi Kota Metro, dan Megamind menjadi penjahat super yang selalu meneror kota dengan robot-robot ciptaannya.

 

Pertarungan demi pertarungan, Metro Man selalu mengalahkan Megamind dan menjebloskannya ke penjara. Setelah itu pulalah Megamind suskes melarikan diri dan kembali menyusun ‘rencana jahat’ berikutnya. Suatu hari, Megamind menculik Roxanne Richi (Tina Fey) sang reporter TV kota (untuk ke-sekian kalinya) demi memancing Metro Man ke perangkap laser. Walau ada kesalahan dalam rencana itu, secara tak terduga Megamind berhasil menghabisi riwayat Metro Man. Terkejut atas keberhasilan ini, Megamind pun mengambil alih seisi kota dan membuat kejahatan merajarela.

 

Namun itu hanya sebentar. Tak lama, Megamind merasa hidupnya hampa. Megamind menyadari, bahwa yang paling dia senangi adalah bertarung menggunakan ‘bakat jahat’-nya sampai maksimal- Yang tanpa pahlawan hebat seperti Metro Man, tak ada artinya. Setelah berteman dengan Roxanne menggunakan penyamaran Bernard (Ben Stiller), Megamind memutuskan untuk ‘membuat’ pahalwan super baru sebagai lawan. Meskipun ditentang oleh Minion, Megamind tetap membuat pistol DNA berisikan semua kekuatan super Metro Man (yang diambil dari ketombenya) dan mencari siapa yang cocok menjadi pahlawan baru. Sayangnya Hal Stewart (Jonah Hill) kameramen teman Roxanne yang terpilih (secara tak sengaja) sebagai pahlawan super baru “Titan” bukanlah orang tepat. Lelah dengan hidup pas-pasan dan perasaan terpendam pada Roxanne, Hal atau Titan justru merampok bank seperti penjahat. Megamind pun kalah melawannya, serta hubungan cintanya dengan Roxanne (dengan penyamaran Bernard) ketahuan dan membuatnya ditolak, patah hati. Setelah seisi Kota Metro porak poranda oleh Titan, Megamind bekerja sama dengan Roxanne untuk mencari cara mengalahkannya. Ketika keduanya menemukan rahasia tersembunyi tentang Metro Man, sanggupkah Megamind memberanikan diri menantang Titan kembali? Bukan sebagai sesama penjahat, tetapi sebagai… Pahlawan.

 

Film animasi Dreamworks kali ini memang lain dari yang lain. Sekilas mengusut tema Super Hero, namun plot dan pembawaan ceritanya sangat jauh berbeda dengan film sejenis seperti Superman, Batman, atau X-Men. Selain fokus utama ada di si penjahat, pembawaan adegan setiap detil kehidupan Megamind sangat aneh, tidak umum, dan lucu luar biasa. Hubungan sahabat antar Megamind yang jenius tapi sering salah tingkah dan Minion yang eksentrik tapi setia (sangat menyentuh namun konyol), Roxanne yang berani tapi ceroboh, Metro Man yang terlalu banyak ‘eksyen’, serta segudang tindakan lucu lainnya. Gayanya yang sangat berbeda namun dikemas secara (hampir) sempurna, tidak banyak basa-basi dan menggelitik perut penonton setiap menitnya, juga lengkap dengan pesan moral akan pilihan hidup. Akankan kita mengikuti alur begitu saja atau mencoba ‘menggebrak’ segala elemen umum yang ada selama ini demi masa depan yang baru dan lebih cerah seperti Megamind? Cerita yang unik dan benar-benar terasa fresh dalam nuansa 3D yang cemerlang, dijamin menggugah hati veteran penonton film sekalipun! Film animasi tersegar tahun 2010!

 

Nilai:

Grafis              : 90 A+

Suara               : 90     A+

Cerita              : 100      S

Keseluruhan   : 93 A+

 

Advertisements

Despicable Me


Despicable Me (3D)

Penulis        : Ken Daurio, Cinco Paul

Studio          : Illumination Entertainment

Produksi     : Universal Pictures

Genre           : Komedi, Keluarga

Tipe              : CG (Computer Graphics)

Format        : DVD

Rating          : Semua Umur

Tahun           : 2010

Heboh! Piramida Giza di Mesir telah dicuri!? Pencurian terhebat abad ini telah menggemparkan seisi dunia, dan semua mencurigai satu orang… Gru! Gru (Steve Carrel) adalah penjahat super yang memiliki otak jenius dan sangat kejam (?). Namun pelakunya adalah Vector (Jason Segel); yang membuat Gru iri dan segera mengeluarkan rencana terhebatnya, yaitu… MENCURI BULAN! Gru meminta dana pada Mr. Perkins (Will Arnett), presiden Bank Kejahatan, yang sayangnya ditolak karena prestasi payah Gru dalam dunia kriminal. Tapi Gru diberi kesempatan untuk memperoleh dana, asalkan berhasil mengambil Shrink Ray (Sinar Pengecil) dari markas rahasia Asia Timur.

Sialnya, setelah susah payah mendapatkan Sinar Pengecil, Vector merebutnya dari Gru. Gru mengejar, tapi tak berdaya menghadapi senjata canggih Vector. Saat kehabisan akal, Gru melihat 3 gadis yatim piatu: Margo (Miranda Cosgrove), Edith (Dana Gaier), dan Agnes (Elsie Fisher) bisa masuk ke dalam markas Vector dengan mudah sebagai penjual kue. Gru pun mendapat ide untuk mengadopsi ketiga anak itu, agar bisa merebut kembali Sinar Pengecil dari Vector!

Gru dibantu oleh anak buah menyerupai alien berbentuk kapsul kuning dan konyol: pasukan minion (Tim, Bob, Mark, Phil, Stuart, Dave, Jerry, dll), serta asisten jenius Dr. Nefario (Russel Brand). Apa jadinya jika harus merawat 3 orang anak? Sebelumnya Margo, Edith, dan Agnes adalah tiga bersaudari yatim piatu yang diperlakukan buruk oleh Ms. Hottie (Kristen Wiig) sang pemilik panti asuhan yang bengis sampai diadopsi Gru. Awalnya Gru memperlakukan mereka bertiga dengan tidak layak dan cuek, namun kerepotan menghadapi tingkah ketiganya. Margo yang paling dewasa dan selalu mencurigai Gru, Edith yang tomboi dan suka memainkan hasil ciptaan Gru, serta Agnes yang paling kecil, polos, dan maniak binatang unicorn!

Berkat bantuan 3 bersaudari ini, Gru berhasil merebut Sinar Pengecil dan memulai rencana pencurian bulan. Namun seiring menemani mereka ke taman bermain, kursus balet, dan lainnya… Gru mulai menyukai ketiganya dan perlahan menjadi ramah serta perhatian- seperti ayah yang sesungguhnya. Fokus Gru mulai terpecah antar mengurus anak dan mengejar ambisi. Saat Vector menculik Margo, Edith, dan Agnes untuk ditukar dengan sinar pengecil, akankah Gru mengorbankan impiannya untuk kehangatan keluarga?

Film animasi satu ini memang unik; kekonyolan Gru dalam “usaha menguasai dunia” bersama pasukan minion sangat kocak, aksi tiga anak angkat Gru yang menggelitik, jalan cerita yang tidak mudah ditebak, serta adegan menyentuh sebagai keluarga. Apakah kita juga siap menyediakan waktu, tenaga, bahkan hal berharga lain demi anak-anak serta sanak saudara seperti yang dilakukan Gru? Jawablah setelah menonton film ini!

Nilai:

Grafis              : 90 A+

Suara               : 90     A+

Cerita              : 90      A+

Keseluruhan   : 90 A+