hr_the_pink_panther_2_1The Pink Panther 2

Studio            : Metro-Goldwyn-Mayer (MGM)

Produksi       : Columbia Pictures

Genre             : Komedi, Misteri

Tipe                : Live-Action

Format          : DVD

Rating             : Remaja

Tahun              : 2008

Pink Panther adalah berlian merah muda bernilai tinggi yang menjadi simbol negara Perancis. Bila dipecah-pecah, bisa dijual dengan harga sangat tinggi! Karena alasan itulah berlian ini menjadi salah satu harta Negara paling diincar di seluruh dunia, dan harus dilindungi secara khusus. Setelah melewati beberapa kali pencurian, berlian pink ini berhasil diselamatkan oleh Inspektur Jacques Clouseau (Steve Martin), dan tersimpan aman… hingga saat ini. Pencuri misterius The Tornado tiba-tiba muncul kembali setelah 10 tahun pensiun, menghempaskan berbagai harta berharga dari tempat perlindungannya di setiap negara. Magna Carta Inggris, Kain kafan Turin Italia, dan Pedang Kaisar Jepang telah diambil tanpa ketahuan sedikit pun! Yang tersisa hanyalah kartu  “The Tornado” (yang ditulis dalam bahasa Negara yang kecurian tersebut) di TKP. Usaha yang dikerahkan polisi untuk menangkapnya sia-sia, maka dibentuklah Tim Impian yang beranggotakan detektif-detektif terkenal dari seluruh penjuru dunia untuk memecahkan kasus ini.

The Pink Panther 2Inspektur Kepala (I.K.) Dreyfus (John Cleese) merasa senang saat dipanggil untuk masalah ini… sampai dia tahu bahwa yang akan diikutsertakan dalam Tim Impian sebagai wakil Perancis adalah Clouseau, bukan dia! Clouseau yang saat itu masih bekerja sebagai polisi tilang di museum Perancis (di mana berlian Pink Panther disimpan), sekaligus sebagai penjaga berlian Pink Panther, harus ikut serta. Awalnya Closseau keberatan karena bila dia pergi, siapa yang akan menjaga berlian Pink Panther? I.K. Dreyfus ngotot bahwa dia yang akan menjaganya; dengan maksud sebenarnya untuk menaikkan reputasinya, juga menjauhkan Clouseau darinya. Bersama Gilbert Ponton partnernya (Jean Reno), 2009_the_pink_panther_2_023Clouseau terpaksa menurut meninggalkan Perancis dan asistennya tercintanya Nicole (Emily Mortimer), untuk ikut serta dalam pertemuan Tim Impian. Namun baru satu langkah keluar dari Perancis, berlian Pink Panther telah dicuri!!? “Apa kubilang?” keluh Clouseau. Pertemuan pun segera dipindah ke Perancis, untuk memulai penyelidikan dengan segera. Bersama detektif Vicenzo Rocarra Squarcialupi Brancaleone (Andy Garcia) dari Italia yang eksotis, Kenji Mazuto (Yuki Matsuzaki) dari Jepang yang ahli komputer, Randall Pepperidge (Alfred Molina) dari Paris yang ahli deduction (membuat kesimpulan), dan Sonia (Aishwarya Rai Bachan) penulis yang tahu banyak tentang The Tornado, usaha penangkapan “The Tornado” dimulai!

film-review-the-pink-panther-2-2009-2-5-12-33-31Seperti film Pink Panther pertama, walau berupa penyelidikan kasus, suasananya jauh dari serius. Alunan music asli dari film kartun Pink Panther bertahun-tahun silam menemani tingkah konyol Clouseau dari menilang mobil (sampai tangannya terjepit), permainan juggle yang membakar restoran (langsung diusir), menyelinap ke rumah tersangka (memecahkan perabot, jatuh dari atas cerobong asap), mereka-ulang kejadian pencurian Cincin Paus (memakai baju Paus dan jatuh dari beranda di Vatikan!? O_o), bahkan bertanding karate dengan 2 anak Ponton (menghancurkan seisi rumah) dan memata-matai Nicole karena cemburu (sebagai penari Meksiko??). Paduan semua tingkah konyol dari karakter Clouseau, Nicole, Ponton, dan semua karakter lainnya membuat penyelidikan dalam film ini begitu hidup dan penuh tawa. Setiap penonton pasti dibuat geli dalam setiap menit film ini oleh tingkah ‘ada-ada saja’ dari semua tokohnya, terutama Clouseau. Logat Perancis, Italia, Jepang, dan lainnya terasa sangat  sempurna menggambarkan kewarganegaraan setiap tokoh film ini yang datang dari berbagai penjuru dunia. Cara penyelidikan yang cenderung tidak logis dan terkesan bodoh dalam film ini sangat menggelitik karena walau cara-cara tersebut membuat Clouseau dikeluarkan dari penyelidikan, hal itu malah membuatnya berhasil menangkap pelaku sebenarnya di akhir cerita! Film “The Pink Panther 2” sama sekali tidak memerlukan banyak pemikiran mengenai istilah sulit atau pengetahuan khusus, kekonyolan serta lelucon-lelucon unik film ini sangat mudah dicerna bagi yang belum pernah ke Perancis (atau ke luar negeri ^_^) sekalipun. Sebuah karya yang sangat layak ditonton seluruh keluarga di dunia!