Phoenix Wright: Ace Attorney

Pengembang : Capcom

Penerbit : Capcom

Genre : Persidangan

Sistem : Nintendo DS

Pemain : 1 orang

Ukuran Game : 64 MB

Rating : Remaja

Tahun : 2005

Serial Persidangan Dimulai!

Sejak keluar sebagai salah satu game handheld paling inovatif beberapa tahun silam, Nintendo DS selalu dibanjiri judul-judul game dengan gaya permainan yang sangat kreatif. Sebut saja Cooking Mama, game memasak dengan layar sentuh sebagai dapurnya: kita mampu memotong sayuran, mengaduk sup, dan mengolah adonan dengan menggores layar sentuh. Tapi bagaimana jika kita bisa mengajukan ‘’Keberatan!’’ dengan berteriak di mikrofon DS?? Phoenix Wright-lah jawabannya! Serial persidangan lain daripada yang lain ini dimulai Capcom dari tahun 2001 di Jepang dengan nama ‘’Gyakuten Saiban’’. Karena kesuksesannya, Capcom membawa game ini ke Amerika dengan judul ‘’Phoenix Wright: Ace Attorney’’ pada tahun 2005.

Menjadi Pengacara… Pembela atau Jaksa?

Dalam game ini kamu berperan sebagai Phoenix Wright, pengara pembela yang masih pemula dan belum pernah menangani satu kasus pun. Suatu hari terjadi kasus pembunuhan yang melibatkan Larry Butz, teman baik Phoenix sejak SD yang memanggilnya dengan sebutan “Nick”. Pacar Larry yaitu Cindy Stone yang seorang model terbunuh di apartemennya setelah baru kembali dari luar negeri. Tentu saja, Larry sebagai pacarnya segera menjadi tersangka utama. Memang; sejak dulu di sekolah Phoenix dan Larry ada istilah “Saat ada hal mencurigakan, biasanya ulah Butz”. Sejak berteman selama 23 tahun, Phoenix melihat Larry selalu terlibat masalah. Namun Phoenix tahu betul bahwa Larry sahabatnya adalah orang baik hati; karena seringkali semua masalah itu bukan salah Larry sendiri, melainkan hanya nasib super sialnya. Oleh sebab itulah Phoenix mengambil kasus ini; untuk1-7 b membersihkan nama baik sahabatnya. Repotnya selain Phoenix masih pemula, Larry adalah tipe yang suka asal bicara kalau panik. Apalagi di hari sidang Larry masih menangis bombay karena shock atas kematian pacarnya; dia berbicara sembarangan, membantu jaksa sebagai kebalikan dari pembela mendapat keuntungan untuk membuktikan Larry bersalah! Untunglah ada Mia Fey, guru Phoenix yang siap membantu kapan saja.

Sebelum hari sidang berlangsung, kamu diwajibkan berkeliling mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari petunjuk dan barang bukti layaknya seorang detektif. Dengan ‘’Examine’’, kamu bisa memeriksa meja, buku,sampai tempat sampah. Hal aneh sekecil apapun mulai dari sobekan kertas di lantai, pisau berlumuran darah, sarung tangan, sampai dokumen-dokumen harus diperiksa dengan teliti. Kamu juga bisa memeriksa bekas percikan darah dan sidik jari untuk dijadikan petunjuk setelah memperoleh alatnya. Tentu, bertanya pada polisi, saksi mata, dan semua orang di tempat kejadian dengan ‘’Talk’’ sangat penting untuk memperoleh informasi. Namun hal itu tidak mudah, karena ada kalanya orang itu menyembunyikan hal yang diketahuinya rapat-rapat. Kalau sudah begitu hendaklah kamu menunjukkan barang bukti yang bisa membuatnya berubah pikiran dengan ‘’Present’’. Dengan begitu kamu bisa memperoleh kartu untuk masuk ke TKP khusus, ijin memeriksa kantor polisi, atau barang bukti yang terlewatkan. Semua bukti dan keterangan yang kamu kumpulkan akan tersimpan di Court Record, agar bisa dipakai di sidang nanti. Pastikan untuk mempelajarinya!

Teriakkan ‘’Keberatan!’’ di Meja Hijau!

Dalam sidang, kamu selaku Phoenix Wright sang pembela harus membuktikan bahwa klien yang kamu bela tidak bersalah. Sebaliknya ada pula jaksa yang bertugas berlawanan sebagai lawanmu. Sidang akan dimulai dengan ringkasan kasus dari jaksa, lalu seorang saksi akan dipanggil untuk bersaksi mengenai peristiwa itu. Tugas sebenarnya seorang pembela pun dimulai! Bila klien yang kamu bela sudah jelas tidak bersalah, pasti saksi yang membuktikan sebaliknya itu berbohong; karena itulah diadakan ‘’cross-examination’’ untuk menemukannya. Ada 2 hal yang bisa dilakukan: ‘’Press’’ dan ‘’Present’’. Di suatu bagian kesaksian, tekanlah tombol ‘’Press’’ atau berteriak ‘’Hold it!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk memastikan apakah pernyataan itu benar ataupun meminta keterangan lebih detil. Kamu bisa membandingkan kesaksian para saksi dengan barang bukti baik yang sudah diberikan pihak berwenang maupun yang telah kamu kumpulkan sendiri di dalam Court Record untuk menemukan sebuah kontradiksi.

Contohnya di kasus pertama sang saksi mengaku menemukan korban jam 1 PM dan sesudah kamu ‘’Press’’ pun dia sangat yakin; PADAHAL di laporan otopsi jelas tertulis waktu kematian korban adalah antara jam 4-5 PM!! Di sinilah kamu memilih laporan otopsi tersebut dan lakukan ‘’Present’’ atau berteriak ‘’Objection!’’ di mikrofon DS (atau speaker DS) dengan menahan tombol Y untuk menyatakan kejanggalan ini pada hakim. Bila benar sang saksi akan terguncang karena 1-25-bkebohongannya terbongkar; lalu dia akan berupaya membuat kebohongan lain dengan merevisi kesaksiannya. Patut diperhatikan bahwa jaksa selaku lawanmu bisa melakukan hal sama untuk mematahkan argumenmu, entah dengan barang bukti lain atau saksi baru. Juga kamu tidak boleh sembarangan mengajukan keberatan, karena bila salah hakim akan memberi kamu pinalti: jika kena pinalti 5 kali, kamu kalah!!

Terkadang suatu sidang bisa ditunda; memberi kamu waktu untuk melakukan penyelidikan dan menguak fakta tersembunyi. Dunia game ini dipenuhi orang-orang aneh: wanita sok imut tapi dalamnya seram, bartender yang bersemangat saat hotel tempat dia bekerja berhubungan dengan kasus, nenek-nenek pemarah yang merasa masih sepadan dengan actor umur 20-an, tukang foto daerah lain yang asal menjepret kejadian pembunuhan, sampai burung kakaktua yang tahu-menahu soal kasus bertahun-tahun silam!? Parahnya; mereka semua akan bersaksi di pengadilan… Kamu mau tak mau harus memeriksa setiap kesaksian “aneh-tapi-meyakinkan” dari setiap kalimat dan cerita konyol mereka dalam sidang!! Yang di mana akan semakin memberatkan posisi klienmu…! (Kenapa orang-orang seperti mereka bisa jadi saksi mata, ya?) Singkatnya, kamu harus melakukan penyelidikan dan terus menemukan kejanggalan dalam sidang; sampai sang saksi tidak sanggup berkata-kata dan hakim akhirnya memutuskan bahwa klien kamu selaku terdakwa ‘’Tidak Bersalah’’ atau singkatnya… kamu menang! Ini adalah game sidang terbaik yang penuh intrik, ketegangan, juga humor! Gunakan kepintaran otak dan kejelian matamu; untuk melihat menembus fakta dan membebaskan mereka yang tidak bersalah!!

Nilai:

Grafis : 75 B++

Suara : 85 A+

Permainan : 90 A+

Fitur : 90 A+

Cerita : 90 A+

Keseluruhan : 86 A+

E (0-20) : Parah

D (21-40) : Buruk

C (41-60) : Kurang

B (61-80) : Lumayan

A (81-99) : Bagus

S (100) : Sempurna!